Takke Group Lirik Bintan, Apri Sujadi: Kita Dukung untuk Kemajuan Daerah

Tanjungpinang
Bupati apri dan ceo takke gruop laurence

Bintan – Chief Executive Officer (CEO) Takke Group Laurence M kesengsem dengan Kabupaten Bintan, karena posisinya cukup strategis yang berada di jalur perbatasan Singapur-Malaysi. Laurence melalui Takke Group ingin berinvestasi untuk membangun kawasan industri maritim.

Niatnya itu itu sudah diutarakan ketika ia menemui Bupati Bintan Apri Sujadi di Kantor Bapelitbang Bintan, Selasa (25/8) pagi. Keduanya pun berbincang tentang pengembangan kawasan industri maritim di Kabupaten Bintan.

Kepada Bupati Apri, Laurence akan membangun kawasan industri maritim di Kecamatan Bintan Timur, dan pulau-pulau pesisir sekitarnya. Ia kembali menyampaikan ketertarikannya dengan Bintan karena posis geografisnya yang strategis yang menjadi salah satu keunggulan komparatif yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesi.

“Ini suatu kawasan strategis karena ada kawasan yang terlindung oleh beberapa pulau-pulau kecil yang berfungsi sebagai break water sehingga kapal dapat terhindar dari hempasan gelombang laut, jadi disitu bisa digunakan berbagai investasi Maritim, apalagi Bintan juga berbatasan dengan Singapore-Malaysia,” papar Laurence.

Pertemuan bupati bintan dan ceo takke gruop di kantor bapelitbang bintan

Bupati Bintan Apri Sujadi menyambut baik keinginan Takke Group untuk berinvestasi di kabupaten Bintan. Pemkab Bintan, kata Apri, akan mendukung setiap program yang bertujuan memajukan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Apri pun telah meminta beberapa instansi terkait untuk segera mengkaji secara komprehensif, terkait investasi yang akan dilakukan oleh Takke Group di sejumlah kawasan laut di Kecamatan Bintan Timur hingga Kecamatan Bintan Pesisir.

“Kta sudah minta beberapa OPD untuk mengkaji bentuk dukungan yang Pemda berikan sesuai dengan kewenangan. Karena investasi laut sebahagian kewenangannya berada di pihak Provinsi Kepri,” kata Apri.

Adapun nilai investasinya mencapai Rp 900 triliun dengan serapan tenaga kerja 1,3 juta orang. “Berdasarkan pemaparan tadi nilai investasi yang ditargetkan mencapai 920 triliun secara multiyears dengan peluang kerja mencapai 1 juta 300 kebutuhan tenaga kerja. Tentu ini akan sangat membantu bagi peningkatan sektor ekonomi masyarakat pesisir,” tutupnya. (rls)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here