Silaturahmi ke Kediaman Dalmasri, Apri: Persahabatan Lebih Utama dari Kepentingan Politik

Tanjungpinang
Apri sujadi (kanan) dan Dalmasri Syam salam kompak saat silaturahmi di kediaman Dalmasri.

Bintan – Pilkada Bintan 2020 telah usai. Siapa pemenangnya juga sudah diketahui namun hasilnya tetap menunggu keputusan di KPU sebagai penyelenggara.

Ada dua paslon yang bertarung, yaitu Apri Sujadi – Roby Kurniawan bernomor urut 1 dan Awe – Dalmasri dengan nomor urut 2. Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Apri – Roby unggul dengan perolehan sekitar 60 persen dari total suara.

Bahkan dilihat di situs KPU, per hari ini Senin (14/12), data juga menunjukan Apri – Roby menang dengan memperoleh 60,4 persen. Laporan yang diterima sudah mencapai 346 TPS dari 353 TPS yang disiapkan KPU di Pilkada Bintan. Atau sudah mencapai 98,02 persen.

Dengan data ini sudah bisa dipastikan Apri – Roby memenangkan Pilkada Bintan, dan berhak menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati Bintan, periode 2020 – 2024.

Namun Apri Sujadi tidak jumawa meski dirinya berhasil meraih jabatan Bupati Bintan di periode kedua. Sebagai pemimpin yang merakyat, Apri Sujadi tetap rendah hati. Karena baginya kemenangan Pilkada adalah kemenangan rakyat kabupaten Bintan untuk bersama-sama bangkit membangun daerah.

Hari ini Apri Sujadi menunjukan jiwa kepemimpinan kepada rakyatnya. Dimana ia datang bersilaturahmi ke kediaman Dalmasri Syam, yang merupakan rivalnya di Pilkada Bintan.

Apri sujadi disambut dalmasri yang menyambangi kediamannya

Ia mengaku dirinya di kontak Dalmasri untuk bertemu di kediamannya. “Semalam di kontak dengan Bang Dal (sapaan akrab Dalmasri), maka hari ini kami berkunjung ke kediaman beliau,” tutur Apri.

Pertemuan itu, kata Apri, dalam rangka mempererat kembali hubungan silaturahmi dan persahabatan. Dalmasri bagi dirinya adalah sahabat dekat, yang selama 5 tahun ini bersama-sama membangun Bintan. Apri dan Dalmasri adalah pemenang Pilkada Bintan 2015, dan menjabat Bupati dan Wakil Bupati Bintan periode 2016-2021.

Meski rival di Pilkada tahun ini, menurut Apri, Dalmasri tetap sebagai sahabat yang baik yang pernah berjuang bersama di Pilkada sebelumnya.

“Persahabatan (itu) lebih utama dari kepentingan politik,” tegas Apri Sujadi, usai bertemu Dalmasri.

Apalagi menurutnya pertandingan Pilkada 2020 sudah usai, selanjutnya ia dan Dalmasri akan kembali fokus bekerja untuk menuntaskan sisa masa kerja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bintan.

“Kini waktunya kita bersama membangun Bintan untuk semua warga, baik sisa masa jabatan ini, dan komitmen kami membangun hari depan masyarakat Bintan. Semoga pertemuan ini dipenuhi berkah untuk kita semua dan mendapat ridha Allah SWT, tutup Apri Sujadi yang telah memenangkan Pilkada Bintan tahun 2020 ini.

Sikap rendah hati dari pribadi Apri Sujadi dan Dalmasri yang legowo atas menang – kalah di Pilkada Bintan patut diteladani sebagai kedewasaan berpolitik dalam menghadapi dinamika Pilkada.

Padahal selama masa kampanye, dari 6 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada di wilayah provinsi Kepri, Pilkada Bintan terbilang paling seru menyita perhatian publik.

Bagaimana tidak, berita hoax, kampanye negatif hingga fitnah datang bertubi-tubi menyerang Apri – Roby. Akan tetapi sebagai calon petahana, Apri Sujadi menanggapi semua tuduhan tak berdasar itu dengan kepala dingin dan tetap tersenyum.

“Itulah dinamika politik, dan sebagai seorang pemimpin harus bisa menahan diri dari semua tudingan negatif yang bahkan sangat menyakitkan. Karena rakyat juga sudah cerdas menilai mana yang benar dan mana berita hoax dan fitnah, yang pada akhirnya semua akan berakhir dan mereda kembali setelah Pilkada,” ujar Apri Sujadi.

“Ayo kita bersama-sama membangun Bintan, dan tak ada lagi nomor 1 dan nomor 2, semua harus kembali menyatu karena kita masih punya tugas berat untuk mensejahterakan masyarakat Bintan,” pesan Apri.

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here