Rahma: Kartu Pelanggan Gas 3 Kg untuk Atasi Kelangkaan

Tanjungpinang

Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang kembali menyerahkan kartu pelanggan Gas LPG 3 Kg Subsidi untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan Pelaku Usaha Mikro. Kali ini dilaksanakan di Wilayah Kelurahan Sei Jang, Jumat (12/3).

Rahma beserta jajaran berkeliling pangkalan menyerahkan kartu pelanggan di Kelurahan Sungai Jang, yaitu Pangkalan Kios BBM Berkah Jl. Perintis dengan rincian 86 penerima untuk RTS dan 43 penerima untuk Usaha Mikro, Pangkalan Dony Jl. Sei Jang dengan rincian 43 penerima untuk RTS dan 25 penerima untuk Usaha Mikro, dan diakhiri Pangkalan Jaya Gas Sejahtera Jl. Sei Jang dengan rincian 69 penerima untuk RTS, 74 penerima untuk Usaha Mikro.

Saat melakukan kunjungan, Rahma mengatakan bahwa kartu pelanggan ini akan diberlakukan di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi antre dan benar-benar menerima haknya untuk menggunakan gas LPG 3 Kg.

“Kartu pelanggan ini fungsinya untuk  masyarakat yang terdata sebagai Rumah Tangga Sasaran dan pelaku UMKM dengan kekayaan dibawah Rp25 juta perbulan, maka nama yang terdaftar tidak perlu lagi antre dan berkeliling mencari gas LPG 3 kg. Pemerintah menjamin ketersediaan gas subsidi melalui pihak pangkalan yang terdekat dari rumah, dengan harga Rp18.000,” ucap Rahma.

Lebih lanjut Rahma menjelaskan untuk kategori RTS berhak membeli 4 tabung, dan untuk Usaha Mikro 9 tabung setiap bulannya. Ditambahkannya bahwa yang berhak membeli gas LPG 3 Kg subsidi hanyalah warga yang namanya terdaftar di pangkalan dan memegang kartu pelanggan.

“Jika ada RTS atau Pelaku Usaha Mikro yang nama atau usahanya belum terdaftar dipangkalan, silakan segera hubungi Ketua RT setempat dan akan diteruskan ke kelurahan. Nanti kartu pelanggan ini akan segera dicetak, kartu dengan bagian bawah kartu berwarna hijau untuk RTS, dan untuk UMKM berwarna oren,” jelas Rahma.

Rahma berharap dengan diberlakukannya Kartu Pelanggan ini tidak akan terjadi lagi kelangkaan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak kebagian gas bersubsidi ini. “dengan adanya Kartu Pelanggan ini warga jangan lagi risau dan khawatir jika terjadi kelangkaan atau tidak kebagian gas 3 Kg bersubsidi ini, karena sudah jelas jumlah dan data pelanggannya di pangkalan,” tambah Rahma.

Donny Ambus yang merupakan pemilik pangkalan Donny mengatakan bahwa penggunaan kartu pelanggan ini memang sangat bermanfaat untuk masyarakat dan pangkalan. Dirinya yakin dengan adanya Kartu Pelanggan ini mampu mengendalikan harga, mengantisipasi antrean dan kelangkaan. “kami sangat terbantu dengan adanya kartu pelanggan ini, jadi pangkalan hanya bisa melayani masyarakat yang terdata sesuai dengan logbook, sehingga tidak ada lagi antrean, tidak ada kelangkaan karena stoknya tetap sesuai dengan jumlah data yang ada di setiap pangkalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Tumini, salah satu pelanggan di Pangkalan Kios BBM Berkah milik Bapak Mujiono ini mengatakan sangat terbantu dengan adanya kartu pelanggan ini karena selama ini masyarakat sulit mencari gas 3 Kg dengan harga yang murah. “Saya sangat senang dengan diberlakukannya kartu pelanggan, saya tak lagi antre, tidak lagi takut kehabisan dan harganya sudah tetap. sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Walikota dan Pemko Tanjungpinang atas kebijakan ini,” ungkapnya.

Saat turun kelokasi pangkalan, Rahma didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan, Samsudi, S.Sos, MH, Kasat Pol PP, Dr. H. Ahmad Yani, Kabag Prokompim, Elvi Arianti, Camat Bukit Bestari, Lia Adhayatni, SH, MH dan Lurah Sei Jang, Muhammad Ardiansyah, S.STP. ***

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here