Marlin Berharap Perwara Cetak Pembawa Acara Hebat untuk MICE

Tanjungpinang

Kepri – Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina mengharapkan Perwara (Persatuan Pembawa Acara) bisa mencetak banyak pembawa acara hebat di Batam dan Kepri. Bahkan mendorong hadirnya sekolah pembawa acara, terutama dalam menjawab perkembangan pembangunan kota Batam dengan pariwisata yang berbasis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exbition).

Hal tersebut disampaikan Hj. Marlin Agustina saat menghadiri Pengukuhan Perwara Kota Batam, Sabtu (13/3) malam di Atrium Timur Mega Mall, Batam. Pengukuhan Perwara sendiri dilakukan oleh Wali Kota Batam, H.Muhammad Rudi.

“Sebagai pemerintah Provinsi Kepri saya mengucapkan selamat atas dibentuknya wadah para pembawa acara Batam ini. Dan saya berharap bisa juga dibentuk Perwara tingkat Provinsi. Harapan saya Perwara bisa melahirkan banyak pembawa acara hebat dari Batam dan Kepri,” ujar Marlin.

Wagub Marlin juga mengungkapkan akan mendukung berbagai kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Perwara Batam. Dan berharap lahir juga Perwara di tingkat Provinsi. Tidak itu saja, Wagub Marlin juga berharap hadir juga sekolah pembawa acara sehingga benar-benar bisa melahirkan pembawa acara yang berkualitas dan bersertifikat. Tidak lagi pembawa acara Batam yang tampil otodidak tanpa dibekali ilmu sebagai pembawa acara yang sesuai standar.

“Pembangunan Batam akan semakin gencar. Bapak Wali Kota Batam terus berjuang agar tingkat kunjungan Batam kembali tinggi. Terutama yang berbasis MICE. Perwara harus bisa mengambil peran di sana dengan meningkatkan juga kualitas sebagai pembawa acara yang handal,” ungkap Hj. Marlin.

Wali Kota Batam H. Muhammad Rudi juga memberikan apresiasi terhadap terbentuknya wadah Perwara Batam. Wadah tersebut bisa semakin memperkuat keberadaan para pembawa acara. Dengan Perwara para pembawa acara dapat menambah ilmunya dengan mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan.

“Selama ini para pembawa acara hanya belajar melalui senior-seniornya saja. Hanya pintar masing-masing dan tidak merata ilmu pembawa acaranya. Dengan wadah Perwara yang telah berbadan hukum, saya selalu Wali Kota Batam bisa menganggarkan pelatihan untuk para pembawa acara ini. Sehingga juga seiring dengan perkembangan pembangunan Kota Batam yang sedang saya rancang,” jelas Rudi.

Menurut Rudi sebagai Wali Kota Batam, Ia masih fokus dengan pembangunan infrastruktur jalan. Tujuannya agar Kota Batam semakin indah dan nyaman sehingga menjadi pilihan pertama pihak luar Batam untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan maupun pertemuan di Batam. Pertemuan-pertemuan besar tersebut bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan.

“Target saya pertumbuhan ekonomi Batam yang saat Covid-19 ini melanda turun menjadi -2%, untuk naik lagi ke posisi awal yakni dengan pertumbuhan ekonomi 6%. Maka itu fokus saya tetap infrastruktur. Beberapa ruas jalan utama akan saya lebarkan yang dilengkapi berbagai fasilitas seperti area sepeda dan area lari dan jalan kaki. Saya akan perindah Kota Batam sehingga orang nyaman datang seperti kita melihat keindahan Kota Dubai,” jelasnya.

Rudi menyebutkan, perencanaan jalan yang sedang dirancang saat ini dimulai dari simpang Bank Indonesia sampai Simpang Ocarina, simpang Sei Harapan menuju pelabuhan internasional juga akan ada pelebaran jalan dan menjadi salah satu wilayah yang indah dan cantik dengan Rumah Sakit BP Batam bertaraf internasional yang menjadi rujukan untuk wilayah Sumatera.

Jalan simpang industri Taiwan juga akan dibuka hingga ke simpang Batu Besar dan Nongsa. Untuk daerah Tembesi, mulai simpang Barelang akan dibersihkan dan dibuat bundaran, simpang base camp juga akan dilebarkan. Tidak itu saja Pelabuhan Batu Ampar juga akan ditata ulang,  direnovasi menjadi pelabuhan kontainer berstandar internasional minimal seperti pelabuhan kontainer di Johor Malaysia. Bandara Hang Nadim juga ditambah pembangunannya.

Wako Rudi juga meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Batam untuk bersama-sama membantu pemerintah mewujudkan Kota Batam yang modern dan Madani.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kepri Misni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri Burhanuddin,  mewakili Dandim 0316, mewakili Danyon Marinir 10 SBY,  dan mewakili Danyonif 136. ***

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here