Rahma Apresiasi dan Dukung KPL Perangi Sampah

Tanjungpinang

Tanjungpinang – Menjaga lingkungan agar selalu bersih adalah tanggungjawab kita bersama, bukan hanya tugas Pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) sebagai organisasi sosial masyarakat yang fokus terhadap isu lingkungan menyampaikan kepada  Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma S.IP di rumah dinas Walikota, Sabtu (20/3).

Ketua KPL Tomi menyampaikan bahwa KPL yang memiliki kontribusi untuk permasalahan lingkungan bahwa masih banyak  ditemukannya lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat yang bukan pada tempatnya. Ia  berharap agar ada penambahan kontainer sebagai tempat pembuangan sampah di beberapa titik lokasi. “Masih banyak kita temukan beberapa tempat bahkan di pinggir jalan dijadikan tempat membuang sampah,” ujar Tomi.

Tomi juga menambahkan KPL siap membantu mensosialisasikan Peraturan Walikota yang menerangkan sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Selain itu KPL yang telah berkoordinasi dengan perangkat masyarakat mengusulkan beberapa lokasi untuk diletakkan kontainer sampah.

Rahma didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Elvi Arianti, S.Pt, M.Si  menyambut baik kunjungan dan niat baik dari KPL yang mendukung dan bersedia membantu Pemerintah dalam menerapkan kebersihan lingkungan.

“Terkait peletakan kontainer sampah, Pemerintah memerlukan persetujuan dari pemilik lahan atau lokasi yang akan digunakan. Jika ada data lokasi yang bersedia, surati dinas terkait dengan melampirkan surat pernyataan bersedia oleh pemilik lahan untuk selanjutnya ditindaklanjuti,” ucap Rahma.

Lebih lanjut Rahma menjelaskan, surat pernyataan bersedia dari pemilik lahan untuk dijadikan lokasi pembuangan sampah diperlukan karena tempat untuk meletakkan kontainer sampah harus di semen dengan menggunakan anggaran daerah. Sehingga pemilik lahan harus menghibahkan lahan yang akan di semen kepada pemerintah untuk selanjutnya di letakkan kontainer sampah.

Selain itu, untuk meletak bak kontainer sampah harus dengan kesepakatan masyarakat sekitarnya. Lokasi memiliki akses jalan untuk kendaraan truck sampah mengangkut.

“Peran serta seluruh perangkat masyarakat untuk mengedukasi, mensosialisasi kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sangat penting,  termasuk membuang sampah didalam kontainer bukan di pinggir kontainer,” tutup Rahma.

Rahma menambahkan, pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung aksi KPL untuk membasmi sampah dan ia menghimbau masyarakat agar memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya hidup bersih dan sehat. ***

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here