Perekat Kepri dan Riau, Gubernur Ansar Serahkan Program Kemitraan BRK

Tanjungpinang

Tanjungpinang – Gubernur H. Ansar Ahmad mengucapkan terima kasih atas nama Pemprov dan masyarakat Kepri khususnya Perkumpulan Penambang Boat Kota Tanjungpinang atas bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Bank Riau Kepri (BRK). Bantuan berupa program kemitraan dalam bentuk bahan revitalisasi atau perbaikan boat para penambang.

“Dengan adanya bantuan CSR ini mudah-mudahan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya, apalagi diterima menjelang Bulan Ramadhan. Besar harapan saya agar bantuan ini dapat didistribusikan dengan baik dan sampai ke seluruh anggota,” kata Gubernur Ansar saat menyerahkan Program Kemitraan PT. Bank Riau Kepri kepada Perkumpulan Penambang Boat Kota Tanjungpinang (Perbang), di Pelataran Plantar II Tanjungpinang (Depan Hotel Laut Jaya).

Menurut Gubernur Ansar, Bank Riau Kepri adalah satu-satunya perekat yang tersisa antara Provinsi Riau dan Kepri setelah resmi berpisah secara administratif dan pemerintahan.

“Alih-alih membangun bank daerah sendiri, lebih baik kita memperbanyak saham di Bank Riau Kepri. PAD dari dividen pun akan terjaga. Dengan dukungan kita semua, Bank Riau Kepri menjadi agen pembangunan di wilayah-wilayah terpencil, mungkin daerah tersebut tidak memberi keuntungan, tetapi Bank Riau Kepri tetap membantu akselerasi pembangunannya,” ujar Gubernur Ansar bangga.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar juga berbicara tentang wacana integrasi Pelantar I dan Pelantar II yang diprioritaskan di tahun 2022.

“Tujuannya agar lalu lintas tidak semrawut, dan menghidupkan kembali ekonomi daerah pelantar yang terkesan mati. Mungkin kita akan jadikan 1 jalur, dan kemungkinan menyambungkan dengan pelantar yang lain juga terbuka. DED nya sudah ada tinggal kita review saja,” katanya lagi.

Sementara itu, Pimpinan Bank Riau Kepri Cabang Tanjungpinang Yudi Asdam dalam sambutannya menyampaikan bahwa program kemitraan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Adapun rincian bantuan revitalisasi ini berupa minyak fiber sebanyak 2431 kg yang terbagi dalam 187 paket, cat anti kapang ukuran 5 liter sebanyak 187 kaleng dan cat minyak ukuran 0,8 liter sebanyak 187 kaleng dengan total nilai Rp241.604.000,-

“Anggaran dana kemitraaan Bank Riau Kepri dengan Pemprov Kepri sejak tahun 2014 sampai dengan 2020 adalah sebesar 3,188 miliar. Dana yang sudah terserap sebesar 3,157 miliar rupiah,” tutupnya

Turut hadir dalam acara ini Asisten II Syamsul Bahrum, Staf Khusus Gubernur Suyono, Pimpinan cabang serta pimpinan cabang pembantu Bank Riau Kepri, Kepala OPD Pemprov Kepri, serta Ketua dan Anggota Perbang. ***

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here