Masuk Level 3 PPKM, Rahma Sukses Turunkan Angka Covid-19 di Tanjungpinang

Tanjungpinang

Tanjungpinang – Kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang dalam beberapa pekan terus menurun. Saat ini Tamjungpinang turun ke level 3 dalam pemberlakukan PPKM, yang sebelumnya di level 4.

Penilaian keberhasilan Pemko Tanjungpinang dalam menurunkan angka covid-19, disampaikan pemerintah pusat setelah hasil evaluasi selama pemberlakukan PPKM Darurat.

Hal tersebut dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2021 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1, yang mencantukman Kota Tanjungpinang masuk level 3.

Wali Kota Rahm menyambut baik keputusan pemerintah yang menyatakan Tanjungpinang turun ke level 3 PPKM. Rahma mengatakn keberhasilan pemurunnan angka covid-19 berkat keseriusan dan kerjasama yang baik oleh seluruh elemen masyarakat dalam penanganan covid-19 di Kota Tanjungpinang.

“Penurunan level karena dukungan, keseriusan dan kerja keras seluruh elemen di Kota Tanjungpinang mulai dari tenaga medis, TNI, Polri, unsur FKPD, tim satgas covid, RT, RW, tokoh masyarakat, LSM, organisasi, juga dukungan media, serta seluruh masyarakat yang telah sangat berperan penting untuk menurunkan kasus covid-19 di Kota Tanjungpinang” ucap Rahma,” Selasa (10/8).

Rahma menjelaskan penetapan level 3 PPKM untuk Tanjungpinang merupakan kabar baik bagi masyarakat. Sebab, pada level 3, kegiatan masyarakat sudah dilonggarkan, akan tetapi dengan prokokol kesehatan yang ketat.

“Prinsipnya (level 3) kegiatan masyarakat sedikit lebih longgar dari level 4 sebelumnya, tetapi protokol kesehatan harap dijaga, memakai masker sangat penting sekali, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menghindari bepergian yang tidak mendesak,” pesan Rahma

Namun demikian, Rahma mengatakan tugas ke depan lebih berat lagi, yakni bagaiamana Tanjungpinang turun ke level yang lebih terendah. Untuk itu Rahma rmengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dan selalu menjalankan protokol kesehatan.

Menurutnya, meski Tanjungpinang mengalami penurunan kasus, namun potensi penularan Covid-19 masih sangat besar sehingga masyarakat harus tetap berhati-hati.

“Untuk itu jangan terlena dan dianggap sudah usai, tapi kita perlu pertahankan untuk tetap disiplin prokes, sehingga kita dapat turun lagi ke level-level berikutnya, agar aktifitas kita dapat berjalan seperti sedia kala,” ujar Rahma.

Berdasarkan Inmendagri yang menyatakan Tanjungpinang masuk PPKM level 3, akan tetapi menurut Rahma masih tetap ada pembatasan-pembatasan kegiatan dan ketentuan yang harus dijalankan dan dipatuhi.

“Pada level 3 ini ada kelonggaran terkait sistim pembelajaran, pelaksanaan kegiatan di tempat kerja/perkantoran, tempat usaha, tempat makan, terkait hajatan dan lainnya. Tapi semua akan disesuaikan dengan kondisi atau wilayah dan sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.

Dalam Inmendagri disebutkan, Selain pengaturan PPKM, Pemerintah Kota sampai Kelurahan diminta lebih mengintensifkan disiplin protokol kesehatan dan upaya penanganan kesehatan. Serta memperkuat kemampuan, sistem dan manajemen tracing, perbaikan treatment termasuk meningkatkan fasilitas kesehatan (tempat tidur, ruang ICU, maupun tempat isolasi/karantina, koordinasi antar daerah yang berdekatan melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) untuk redistribusi pasien dan tenaga kesehatan sesuai dengan kewenangan masing-masing. ***

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here