DPRD Gelar Paripurna Penyampaian LKPj Walikota Tanjungpinang Tahun 2021

Tanjungpinang
Walikota Tanjungpinang Rahma saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2021, di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Kamis (31/4)

TANJUNGPINANG – DPRD Tanjungpinang menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2021, di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Kamis (31/3).

Rapat Paripurna ini dipimpinan oleh Novaliandri Fathir, yang juga Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang. “Dengan ini rapat paripurna dibuka secara resmi dan terbuka untuk umum,” demikian Novaliandri Fathir saat membuka rapat paripurna.

Rapat paripurna dihadiri anggota DPRD Tanjungpinag. Dari Pemko Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Walikota Tanjungpinang Rahma, bersama Wakil Walikota Tanjungpinang Endang Abdullah Rahma dan para kepala OPD Pemko Tanjungpinang. Tampak hadir para pimpinan FKPD Kota Tanjungpinang.

Dalam pidatonya, Rahma mengungkapkan bahwa LKPj dibuat berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Tanjungpinang tahun 2021. “Berdasarkan aturan bahwa LKPj disampaikan oleh kepala daerah dalam rapat paripurna DPRD paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir, guna mendapatkan rekomendasi DPRD sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun berjalan dan tahun berikutnya,” ucap Rahma.

Pimpinan sidang paripurna bersama walikota Tanjungpinang Rahma

Menurut Rahma dalam RKPD tahun 2021 telah disepakati bersama sejumlah poin yang menjadi prioritas pembangunan Kota Tanjungpinang, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia dan Gender, Indikator Ekonomi, dan Indikator Sosial.

Sementara terkait LKPj realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021, Walikota Rahma memberikan gambaran kinerja pengelolaan keuangan daerah yang meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, dan Pembiayaan daerah yang masih dalam proses audit oleh BPK.

“Diantaranya target pendapatan daerah pada tahun 2021 sebesar Rp. 869,19 miliar terealisasi sebesar 104,6% atau sebesar Rp. 909,17 miliar, yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp. 141,09 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp. 735,26 miliar, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp. 32,82 miliar,” jelasnya.

Selain itu Rahma juga menyampaikan terkait belanja daerah tahun 2021 dengan proyeksi sebesar Rp. 992,98 miliar dengan realisasi 91, 85% atau sebesar Rp. 912,05 miliar yang terdiri dari belanja operasional sebesar Rp. 787,29 miliar, belanja modal sebesar Rp. 111,76 miliar dan belanja tidak terduga sebesar Rp. 12,99 miliar.

Walikota Tanjungpinang Rahma saat menyerahkan dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2021 kepada pimpinan DPRD Tanjungpinang

“Selanjutnya dari penerimaan pembiayaan daerah yang ditargetkan sebesar Rp. 123,8 miliar pada tahun 2021 dapat direalisasikan sebesar Rp. 96,307 miliar atau sebesar 77,84%,”, ungkap Rahma.

Ia menjelaskan bahwa indikator kinerja program pembangunan yang telah ditargetkan di dalam RPJMD pada tahun 2021 sebanyak 417 indikator kinerja program, dengan total indikator tersebut sebanyak 293 indikator (70,26%) memiliki kinerja sangat tinggi, 38 indikator (9,9%) memiliki kinerja tinggi, 12 indikator (2,88%) memiliki kinerja sedang, 12 indikator (2,88%) memiliki kinerja rendah, dan 62 indikator (14,87%) memiliki kinerja sangat rendah.

“Oleh karena itu dapat kami simpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program-program pembangunan di Kota Tanjungpinang pada tahun 2021 masih berjalan dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan diperolehnya sebanyak 331 indikator program dengan status kinerja kategori sangat tinggi dan tinggi dengan persentase sebesar 79,38%,”. Tambah Rahma.

Rahma menegaskan capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan DPRD Kota Tanjungpinang dan secara operasional dilaksanakan oleh para pimpinan organisasi perangkat daerah.

Menutup pidatonya, Rahma pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi- tingginya kepada seluruh komponen masyarakat yang turut mendukung situasi dan kondisi kota Tanjungpinang tetap terjaga kondusif, sehingga penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dapat berjalan tertib, lancar dan sukses. ***

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini