Aktivitas Perdagangan Luar Negeri di Kota Batam Terus Meningkat

Tanjungpinang
Rudi (tengah) saat berkunjung ke pelabuhan Batu Ampar, Batam, beberapa waktu lalu. Istimewa

BATAM – Kota Batam terus menunjukkan prestasi dalam perdagangan luar negeri dengan aktivitas ekspor dan impor yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2022, mobilitas kontainer di Batam mencapai 611.000 TEUs.

Dari jumlah itu, mobilitas kontainer sebanyak 804 TEUs berada di Pelabuhan Batu Ampar. Hal ini menjadikan Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan dengan tingkat ekspor dan impor terbesar di Kota Batam, mengungguli pelabuhan lain seperti Pelabuhan Sekupang, Belakang Padang, dan Kabil. Demikian penjelasan Pemko Batam melalui rilis Diskominfo kepada media, yang dikutip Sabtu (29/7).

Selain memberikan sumbangan investasi sebesar 82,9% di Provinsi Kepri, Kota Batam juga berperan penting dalam kegiatan ekspor di wilayah tersebut. Pada Triwulan 1 tahun 2023, kinerja ekspor Kota Batam mencapai 78% dari total ekspor Provinsi Kepri, dengan nilai mencapai USD 5.105,95 juta.

Pelabuhan batu ampar-batam. Istimewa

Periode Januari hingga Mei 2023 mencatatkan total nilai ekspor Kota Batam sebesar US$ 6.338,67 juta, mengalami kenaikan sekitar 7,996% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 5.874,70 juta. Kenaikan nilai kumulatif ekspor ini terutama didorong oleh sektor nonmigas yang meningkat sebesar US$ 671,95.

Singapura menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Kota Batam pada periode Januari hingga Mei 2023, dengan pangsa sebesar 34,11%, diikuti oleh Amerika Serikat dengan 25,78%, dan Tiongkok sebesar 6,175%.

Sementara itu, nilai impor Kota Batam pada periode yang sama mencapai US$ 6.159,09 juta, mengalami peningkatan sekitar 19,96% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$ 5.173,97 juta. Angka impor terbesar tercatat pada bulan Mei 2023, mencapai US$ 1.352,65 juta.

Dari perhitungan rasio, periode Januari-Maret 2023 menunjukkan bahwa Kota Batam mengalami surplus perdagangan sekitar US$ 179,58 juta, menandakan kinerja perdagangan luar negeri yang positif pada periode tersebut.

Di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi yang menahkodai Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Penguasaan (BP) Batam, pengembangan pelabuhan akan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan regional. Selain itu, mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing Batam di kancah global. Dengan kesiapan yang semakin baik, Pelabuhan Batu Ampar diharapkan dapat menjadi salah satu pintu gerbang utama bagi perdagangan dan investasi di wilayah ini.

Mari bersama-sama bersinergi untuk mendukung percepatan pembangunan Pelabuhan Batu Ampar. Kolaborasi antara semua pihak akan menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan berdaya saing tinggi.

Dengan semangat progresif ini, Pelabuhan Batu Ampar optimis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah dan mendorong Batam menuju masa depan yang lebih cerah dan sukses di sektor perdagangan dan logistik.

Baringin

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini