Wabup Anambas Berharap Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Mesin Baru Ekonomi Pesisir

Anambas32 Dilihat

ANAMBAS – Masa depan nelayan Kepulauan Riau tak cukup hanya menunggu ombak bersahabat. Pemerintah daerah kini memilih “menjemput bola” ke Jakarta. Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan para kepala daerah se-Kepri bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI untuk memperjuangkan Program Kampung Nelayan Merah Putih, Jumat (10/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu menjadi forum penting membahas arah pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Kepulauan Riau, terutama pengembangan kawasan nelayan yang lebih modern, mandiri, dan berdaya saing.

Bagi Kabupaten Kepulauan Anambas yang sebagian besar wilayahnya merupakan lautan, program tersebut dinilai bukan sekadar pembangunan kampung nelayan, tetapi peluang besar untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam audiensi itu, Raja Bayu menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mendukung penuh Program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Menurutnya, nelayan tidak hanya membutuhkan hasil tangkapan yang melimpah, tetapi juga dukungan infrastruktur, fasilitas perikanan, serta akses yang lebih baik agar hasil laut memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Karena itu, salah satu poin penting yang disampaikan dalam audiensi adalah perlunya dukungan pemerintah pusat dalam penyediaan sarana dan prasarana perikanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia nelayan, hingga pengembangan kawasan pesisir yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kehadiran Gubernur Ansar Ahmad bersama seluruh kepala daerah se-Kepri menunjukkan kuatnya sinergi pemerintah daerah dalam memperjuangkan program strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir.

Raja Bayu berharap Program Kampung Nelayan Merah Putih nantinya mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru di Anambas. Selain meningkatkan pendapatan nelayan, program ini juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan berbasis hasil laut dan mendorong pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Melalui audiensi tersebut, Raja Bayu juga berharap kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan semakin erat.

Jika terealisasi, Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya menjadi kawasan permukiman nelayan yang lebih tertata, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kepulauan Riau.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *