Goro Bersama Insan Media, Aneng Promosikan Anambas Sehat dan Lestarikan Rafflesia

Anambas34 Dilihat

ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., bersama insan media melaksanakan kegiatan kebersamaan yang mengusung semangat gotong royong melalui Program Kabupaten/Kota Sehat sekaligus meninjau keberadaan bunga langka Rafflesia hasseltii di Bukit Batu Tabir, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan diawali dengan gotong royong serentak di tiga rumah ibadah, yakni Astaka Masjid Agung, gereja, dan Vihara Gunung Dewa Siantan. Aksi tersebut menjadi simbol kebersamaan lintas elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Keterlibatan pemerintah daerah dan insan media dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat untuk membangun budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Bupati Aneng mengatakan gotong royong merupakan bagian dari budaya yang harus terus dipelihara karena mampu mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi simbol persatuan yang harus dijaga bersama tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun golongan.

Aneng juga mengapresiasi partisipasi aktif insan media yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menilai media memiliki peran penting tidak hanya dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, tetapi juga menjadi contoh dalam menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Usai gotong royong, rombongan melanjutkan kegiatan dengan mendaki kawasan Bukit Batu Tabir di Desa Tarempa Selatan untuk melihat secara langsung bunga Rafflesia hasseltii yang sedang mekar di habitat alaminya.

Keberadaan Rafflesia hasseltii menjadi salah satu kekayaan hayati yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Anambas dan menjadi bukti tingginya nilai konservasi kawasan hutan di daerah tersebut.

Selain memiliki nilai ekologis yang penting, bunga langka tersebut juga dinilai berpotensi menjadi daya tarik wisata alam yang mampu mendukung pengembangan sektor ekowisata dan perekonomian masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Aneng mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan serta habitat alami Rafflesia hasseltii agar keberadaannya tetap terjaga dan dapat dinikmati generasi mendatang.

Ia menegaskan bahwa flora langka tersebut merupakan aset berharga daerah yang harus dilindungi sebagai bagian dari warisan alam Kabupaten Kepulauan Anambas.

Melalui kegiatan ini, Aneng berharap terbangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan media, untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, harmonis, dan lestari sekaligus memperkuat promosi potensi unggulan daerah secara berkelanjutan.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *