Motivasi Anak-anak Tanjungpinang, Lis Ajak Pelajar Belajar dari Kisah Orang Sukses

Tanjungpinang696 Dilihat

TANJUNGPINANG – Ratusan pelajar SMP Negeri 7 Tanjungpinang mendapatkan pesan inspiratif dari Wali Kota H. Lis Darmansyah, S.H. tentang makna kesuksesan. Menurut Lis, sukses bukan hanya soal nilai akademik atau latar belakang keluarga, melainkan sikap, semangat, serta kepedulian terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Lis hadir bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi sebagai sosok yang pernah merasakan perjuangan hidup sejak kecil. Ia bercerita tentang masa kecilnya yang diwarnai keterbatasan ekonomi.

“Saya pernah jualan es di sekolah, tapi itu tidak menjadi alasan untuk berhenti bermimpi,” ujar Lis saat berdialog dengan para pelajar dalam kunjungan ke sekolah itu, Selasa (22/7/2025).

Siswa menyimak dengan tekun saat Lis membagikan kisah hidup dan pesan-pesan motivasinya, seolah ingin menyerap setiap pelajaran berharga dari pengalaman yang dibagikan Wali Kota Tanjungpinang itu.

Bagi Lis, keterbatasan bukan penghalang, tapi justru bisa menjadi bahan bakar semangat untuk maju. Ia mengajak para pelajar untuk memperluas wawasan dengan membaca buku-buku kisah orang-orang sukses, seperti Bob Sadino yang memulai usahanya dari menjual telur keliling.

“Kita perlu belajar dari mereka yang berangkat dari nol, agar kita tahu bahwa sukses bisa diraih siapa saja yang punya semangat, kerja keras, dan keyakinan,” tuturnya.

Lis berdialog bersama siswi dengan santai di halaman sekolah.

Lis juga memperkenalkan konsep “DUIT” sebagai kunci sukses: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal. Menurutnya, empat hal sederhana ini menjadi fondasi dalam meraih impian.

Ia menegaskan bahwa kepedulian perlu dibangun sejak dini, baik terhadap kebersihan lingkungan maupun terhadap relasi sosial di sekolah. “Lingkungan yang baik akan menjadi pendukung kesuksesan kita. Bangun komunikasi yang sehat dengan teman dan guru, karena semua itu akan membentuk karakter seseorang,” pesan Lis.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Lis juga meninjau langsung proses pembelajaran dan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Ia memberikan motivasi kepada para siswa di tiap kelas, mendengarkan harapan mereka, dan membangkitkan optimisme di wajah-wajah muda penuh semangat itu.

Dalam kunjungannya ke sekolah, Lis meninggalkan pesan sederhana namun bermakna: “Bermimpilah setinggi mungkin. Jangan takut bermimpi besar hanya karena kita berasal dari tempat kecil.”

(tr/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *