ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., M.M., menghadiri sekaligus menutup Turnamen Sepak Bola Desa Candi ke-18 di Lapangan Sepak Bola Desa Candi, Kecamatan Palmatak, Sabtu (12/09/2026).
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kehadiran penonton yang memadati lapangan menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga favorit sekaligus hiburan yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya.
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, para pemain, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai keberlanjutan turnamen hingga edisi ke-18 merupakan bukti kuatnya semangat olahraga dan kebersamaan masyarakat Desa Candi.
“Bupati Aneng sangat bangga, setiap kali datang menyaksikan pertandingan sepak bola masyarakat selalu ramai. Ini menunjukkan bahwa peminat sepak bola sangat banyak. Karena itu, mari kita sama-sama menjaga agar kegiatan ini tetap menjadi hiburan yang memberikan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati Aneng secara khusus mengingatkan seluruh pemain agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan persaudaraan masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta menghindari tindakan yang dapat memicu pertengkaran maupun perselisihan. Para pemain juga diharapkan mampu menjaga emosi, kekompakan, serta menghormati sesama pemain, wasit, dan penonton.
Bupati turut mengajak seluruh pihak menjaga keamanan dan kenyamanan selama turnamen berlangsung. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati pertandingan sebagai hiburan yang aman, tertib, dan memberikan kebahagiaan bersama.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus berupaya mendorong perkembangan olahraga sepak bola di daerah. Potensi pemain dari berbagai desa dan kecamatan diharapkan dapat dikembangkan melalui proses seleksi dan pembinaan yang berkelanjutan.
“Pelan-pelan kita akan coba meningkatkan dari kecamatan dan desa ke tingkat kabupaten. Mudah-mudahan nanti kita bisa bermain di tingkat provinsi. Kita coba seleksi, nanti bersama-sama melakukan seleksi, siapa tahu ada adik-adik kita dari Anambas yang mampu membawa nama baik dan nama besar Kabupaten Anambas sampai ke tingkat Provinsi,” ungkap Bupati.
Ia optimistis turnamen yang digelar di tingkat desa dan kecamatan dapat menjadi wadah lahirnya pemain-pemain berbakat. Dengan pembinaan yang baik, para pemain diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Anambas di tingkat provinsi, bahkan hingga nasional.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Aneng juga berharap Turnamen Sepak Bola Desa Candi dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Memasuki edisi ke-19, ia berharap semangat masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat tetap terjaga serta penyelenggaraannya semakin baik.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Aneng menyiapkan hadiah bagi para pemenang turnamen, yakni juara pertama sebesar Rp700 ribu, juara kedua Rp500 ribu, dan juara ketiga Rp300 ribu. Pemberian hadiah tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para pemain dan tim untuk terus berlatih serta meningkatkan prestasi.
Menutup sambutannya, Bupati kembali mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas, keamanan, dan persaudaraan. Ia berharap Turnamen Sepak Bola Desa Candi tidak hanya melahirkan pemain berprestasi, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat serta menjadi hiburan yang terus dinantikan setiap tahun.
(red)






