Ansar-Forkopimda Rakor, Bahas Penurunan Stunting, Kemiskinan-Ketersediaan Sembako Jelang Ramadhan

Tanjungpinang
Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Firkopimda) dan Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau yang dipimpin Gubernur Ansar, di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (13/03) kemarin malam. Diskominfo Kepri

KEPRI – Gubenur Kepri Ansar Ahmad memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Firkopimda) dan Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau, di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (13/03) kemarin malam.

Kegiatan ini dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Ansar di Lingga. Rapat ini sebagai momentum bersama dalam progres capaian rapat sebelumnya pada 22 Desember 2022 di Kota Tanjungpinang. Rapat ini pun menjadi penekanan bersama, bagi Pemerintah Kabupaten/Kota untuk dapat menjabarkan upaya pencapaian dari target indikator yang belum terpenuhi dan sebagai referensi langkah bersama dalam capaian pembangunan mendatang.

“Melalui rapat ini kita perkuat konsolidasi dan bangun kebersamaan. Rakor Kepala Daerah Se-Kepri ini kita selenggarakan setiap 3 bulan sekali dan awal tahun ini kita selenggarakan pertama kali di Kabupaten Lingga,” ungkap Gubernur Ansar dilansir laman Pemprov Kepri, Selasa (14/3).

Hadir di kesempatan ini Bupati Lingga M. Nizar, Widyaiswara Ahli Utama Lamidi, Tim Percepatan Pembangunan Syarafuddin Aluan dan Suyono, Kepala Perwakilan BI Kepri Suryono, Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus, Kepala Kanwil DJP Kepri Cucu Supriatna,  Perwakilan FKPD Kepri, Perwakilan Bupati/Walikota Se-Provinsi Kepri, OPD Provinsi Kepri serta FKPD dan OPD Kabupaten Lingga.

Gubernur Ansar mengungkapkan Rapat Koordinasi ini juga merupakan komitmen bersama dalam percepatan pembangunan di segala lini, selain itu koordinasi ini menjadi langkah tindak lanjut dalam menjabarkan segala arahan Bapak Presiden Republik Indonesia dalam menggesa pembangunan di tingkat pusat sampai ke daerah. Hal ini menjadi langkah konsolidasi dalam menyambut perayaan hari-hari besar.

“Oleh karena itu, Rapat Koordinasi ini disejalankan dengan Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) sebagai bentuk persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan di Provinsi Kepulauan Riau,” jelasnya.

Adapun bentuk perhatian bersama terhadap gambaran dari Rakor FORKOPIMDA Provinsi Kepulauan Riau terkait setiap peran dalam persiapan menyambut Ramadhan, diantaranya, Pengamanan Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2023, Kesiapan dan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Transportasi, Mitigasi Kebencanaan Pemprov dalam Mengantisipasi/Menghadapi Bulan Suci, dan Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Sembako Menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2023.

Sedangkan untuk Rapat Koordinasi Kabupaten/ Kota se- Provinsi Kepulauan Riau dan menjadi bentuk perhatian bersama, terkait Sinkronisasi NIK dengan NPWP, Kondisi Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan Riau dan Kabupaten/Kota, Stunting serta Kemiskinan.

Dalam pengarahannya terkait persiapan memasuki Ramadhan dan Idul Fitri, Gubernur mengajak Jajaran kepolisian untuk bekerjasama menjaga kondisi kamtibmas di tengah masyakarat serta menginstruksikan dinas provinsi terkait untuk menjaga stok barang serta keamanan lalu lintas masyarakat baik di darat, laut maupun di udara.

“Menjelang Ramadhan ini, pasti banyak aktivitas keramaian masyarakat yang perlu menjadi perhatian rekan-rekan kepolisian agar masyakarat bisa tenang beribadah. Selain itu dari Dinas Perhubungan dan Disperindag harus memastikan aktivitas distribusi barang kebutuhan masyakat bisa cepat, stok barang mencukupi agar tidak terjadi kelangkaan yang menyebabkan inflasi,” tekannya.

Kemudian terkait persoalan daerah baik sinkronisasi NIK dengan NPWP, pertumbuhan Ekonomi, Stunting dan Kemiskinan, Gubernur Ansar mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota untuk bekerjasama menyelesaikan pekerjaan ini bersama dan akan dievaluasi kembali pada pertemuan Rapat Koordinasi selanjutnya 3 bulan kemudian.

“Untuk konversi NIK jadi NPWP, Kabupaten/Kota tolong dibahas dan dikomunikasikan dengan kantor KPP terdekat. Kemudian dari laporan BPS angka pertumbuhan kita cukup bagus namun kita juga menjaga inflasi tetap rendah agar tidak menggerus daya beli masyakarat. Kemudian untuk QRIS kita juga dorong Kabupaten/Kota untuk menerapkan pembayaran secara non-tunai jika bertransaksi dengan pemerintah. Langkah-langkah ini perlu kita lakukan segera untuk kemudian kita evaluasi kembali pelaksanaannya pada rakor selanjutnya,” katanya.

Reporter: Irfandi
Sumber: Diskominfo Kepri

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here