Bupati Aneng Letakkan Batu Pertama Gedung LAM Anambas: Menjaga Marwah Melayu

Anambas40 Dilihat

ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas di kawasan Masjid Agung Baitul Ma’mur, Rabu (24/6/2026).

Pembangunan gedung tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Melayu sekaligus memperkuat identitas daerah yang berlandaskan nilai-nilai luhur masyarakat Melayu.

Dalam sambutannya, Bupati Aneng menegaskan bahwa pembangunan Gedung LAM bukan sekadar membangun fasilitas fisik, melainkan juga menjaga marwah daerah dan jati diri masyarakat Melayu Anambas.

“Yang kita bangun hari ini bukan hanya sebuah gedung, tetapi juga marwah daerah dan jati diri masyarakat Melayu Anambas. Semua yang kita lakukan harus dilandasi niat yang bersih demi kesejahteraan masyarakat dan generasi yang akan datang,” ujar Aneng.

Ia menekankan bahwa setiap pembangunan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kejujuran, serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.

Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan harus menjaga amanah dan menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, masyarakat, maupun daerah.

Bupati Aneng juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kepulauan Anambas agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah daerah serta terus menampilkan identitas Melayu sebagai kekuatan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Anambas.

Selain pembangunan gedung utama, Aneng menyoroti perlunya penyempurnaan berbagai fasilitas pendukung, seperti akses keluar-masuk, sarana penunjang, dan infrastruktur lainnya agar gedung dapat berfungsi optimal untuk kegiatan adat, budaya, maupun acara masyarakat berskala besar.

Bupati berharap pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu Kabupaten Kepulauan Anambas dapat diselesaikan sesuai target. Ia optimistis, melalui kerja sama seluruh pihak dan dukungan masyarakat, gedung tersebut akan menjadi pusat pelestarian budaya Melayu serta warisan berharga bagi generasi mendatang.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *