Pemprov Kepri Gelar Salat Istisqa di Pulau Penyengat, Mohon Hujan Turun di Tengah Kemarau

Tanjungpinang349 Dilihat

KEPRI – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar salat istisqa bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat sebagai ikhtiar menghadapi musim kekeringan yang melanda dalam kurang lebih satu bulan terakhir.

Minimnya curah hujan yang terjadi belakangan ini dinilai cukup mengkhawatirkan, sehingga pemerintah tidak hanya mengandalkan langkah teknis, tetapi juga melengkapinya dengan pendekatan spiritual.

Salat istisqa dilaksanakan di halaman Balai Adat Melayu, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, pada Sabtu (28/3/2026), bertepatan dengan 8 Syawal 1447 Hijriah.

Ratusan jamaah tampak memadati lokasi dan mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk, memanjatkan doa agar hujan segera diturunkan untuk mengakhiri kekeringan.

Dalam pelaksanaannya, Ustadz Muhammad Salim bertindak sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Rustam Efendi.

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, turut hadir dan mengikuti langsung salat istisqa bersama masyarakat.

Dalam keterangannya, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mengatasi dampak kekeringan, termasuk upaya menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa ikhtiar tersebut perlu disempurnakan dengan doa melalui salat istisqa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT.

Menurutnya, momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas segala dosa.

“Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama ini dapat dikabulkan, sehingga hujan segera turun dan kondisi kekeringan dapat segera teratasi,” ujar Gubernur Ansar.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *