PSMM Tanjungpinang Punya Andil Memperkuat Ekonomi Daerah

Tanjungpinang424 Dilihat

TANJUJNGPINANG – Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) Tanjungpinang menggelar kegiatan halal bihalal di Gedung Asrama Haji Tanjungpinang, Minggu (12/4/2026) malam.

Mengusung tema “Dima Bumi Dipijak, Disinan Langik Dijunjuang”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat Minang di Tanjungpinang.

Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri berbagai elemen masyarakat Minang serta tokoh daerah.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PSMM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah.

Menurutnya, kontribusi masyarakat Minang, khususnya yang tergabung dalam PSMM, sangat terasa melalui sektor perdagangan.

“Kalau kita berbicara ekonomi, sebagian besar kontribusi datang dari anggota PSMM yang memiliki kemampuan berdagang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi ekonomi yang saat ini tengah menghadapi tantangan.

Karena itu, pemerintah mendorong pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita coba berbuat sesuatu yang mendasar, yakni membangun sumber daya manusia. Dengan kebersamaan, mufakat, dan gotong royong, itu jadi modal untuk menjaga silaturahmi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSMM Tanjungpinang, Fadril Usman, menjelaskan bahwa PSMM terdiri dari 11 kelompok yang dibentuk oleh para tokoh masyarakat Minang.

Ia menegaskan komitmen PSMM untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan.

“Kami siap membantu menyukseskan program pemerintah. Halal bihalal ini juga menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri para ketua paguyuban Minang di Tanjungpinang, seperti Ikassel, IKSS, IKLL, IKLASS, IWAPBS, PKDP, IKTD, IKPK, IKP, IKPS, dan IKLA.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai budaya Minangkabau terus terjaga serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *