KEPRI – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri kegiatan silaturahim dan pelantikan Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Provinsi Kepulauan Riau periode 2029–2030 di Hotel Golden Prawn, Bengkong, Batam, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi kedaerahan dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan di wilayah Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan posisi strategis Kepri sebagai beranda terdepan sekaligus benteng maritim Indonesia yang memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah kepulauan.
Menurutnya, kondisi geografis tersebut menuntut adanya kolaborasi dan sinergi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.
Ia juga menyoroti keberagaman masyarakat Kepri yang sangat heterogen, menjadikan daerah ini sebagai miniatur Indonesia.
Berbagai suku seperti Melayu, Jawa, Tionghoa, Minang, Batak, Bugis, hingga masyarakat asal Jambi hidup berdampingan dalam harmoni.
“Kemajemukan ini merupakan kekuatan besar, namun juga menjadi tantangan dalam menjaga kohesi sosial di tengah arus globalisasi dan dinamika ekonomi kawasan perbatasan,” ujar Nyanyang.
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, menyadari bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti BMKJ.
Ia menegaskan, kehadiran BMKJ bukan sekadar wadah silaturahmi warga perantauan, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pilar dalam menjaga stabilitas sosial.
Selain itu, BMKJ diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Nyanyang juga berharap BMKJ dapat menjadi jembatan yang kokoh antara masyarakat asal Jambi dengan pemerintah daerah serta berbagai kelompok etnis lainnya di Kepri.
Menurutnya, peran aktif pengurus dalam membina anggota agar menjunjung tinggi nilai “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” sangat penting dalam menjaga keharmonisan.
Ia menambahkan, Pemprov Kepri terus mendorong pendekatan moderasi dan inklusi melalui penguatan forum dialog antar etnis dan antar umat beragama.
Langkah ini dinilai penting agar seluruh masyarakat merasa aman dan memiliki ruang yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus BMKJ Kepri yang baru dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya.
Wagub juga mendorong agar BMKJ segera menyusun program kerja yang konkret dan menyentuh langsung kebutuhan anggota, serta selaras dengan visi pembangunan Kepri.
“Mari kita jaga semangat kebersamaan ini demi mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PB BMKJ Nasional Syafril Nursal beserta jajaran, perwakilan Pemerintah Kota Batam, Ketua Dewan Penasehat BMKJ H. Rahman Usman, Ketua Dewan Pembina BMKJ DRS. Nur Muhammad, Ketua BMKJ Kepri H. Budi Darmawan, Ketua BMKJ Batam Helmi Hasan, serta tamu undangan lainnya.
(red)






