ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menunaikan janji politik yang disampaikannya saat masa kampanye Pilkada 2024.
Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Anambas, Bupati Aneng, pada akhir Desember 2025, kembali menyerahkan bantuan sosial kepada warga lanjut usia (lansia) yang kurang mampu serta insentif bagi para pekerja sosial.
“Ini adalah janji saya kepada masyarakat Anambas. Pemerintah harus hadir, terutama bagi mereka yang telah memberi pemikiran dan tenaga kepada pembangunan daerah, namun mereka jarang meminta,” ujar Aneng, saat penyaluran bantuan tersebut, Senin (29/12/2025), di Tarempa.
Ia menegaskan, bantuan sosial bagi lansia kurang mampu merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas di bawah kepemimpinannya untuk memastikan pemenuhan kebutuhan hidup yang layak bagi para orang tua di usia senja, terlebih bagi mereka yang sudah tidak produktif secara ekonomi.
“Para lansia membutuhkan perhatian khusus. Pemerintah hadir melalui program bantuan lansia ini agar mereka tetap dapat menjalani kehidupan yang layak di usia senja,” kata Aneng.
Selain itu, Pemkab Anambas juga menyalurkan insentif kepada para pekerja sosial keagamaan, seperti guru ngaji, imam masjid, pengurus musholla, marbot, nuje masjid, serta petugas rumah ibadah lainnya.
Insentif tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan pengabdian mereka yang selama ini kerap luput dari perhatian.
Tak hanya itu, Aneng menyebutkan insentif juga diberikan kepada pendeta, penjaga gereja, dan pengurus vihara di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Bantuan sosial dan insentif ini adalah bukti bahwa pemerintah daerah hadir untuk seluruh masyarakat, tanpa sekat dan tanpa perbedaan,” tegasnya.
Menurut Aneng, program tersebut bukan sekadar realisasi anggaran dan besaran nilainya, melainkan wujud penghargaan dan rasa terima kasih kepada mereka yang selama ini menjaga nilai keimanan, keharmonisan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima, sekaligus membantu anak-anak mereka dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
“Membangun daerah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menyentuh kehidupan, menjaga martabat, dan merawat kebersamaan. Semoga para orang tua kita selalu diberikan kesehatan,” tutup Aneng.
(tr/red)






