Ketua Komisi I DPRD Natuna Minta Pengajuan Penyelesaian Rumah Ibadah Harus Jelas Status Kepemilikan Tanah

Tanjungpinang
Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar saat menghadiri kegiatan Musrenbang di Kecamatan Bunguran Barat
i Sedanau, Rabu 9 Februari 2022 (ist)

NATUNA – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Natuna, Wan Arismunandar meminta Pemkab Natuna agar dalam pengajuan penyelesaian rumah ibadah Mesjid dan Surau, terlebih dahulu memperhatikan status kepemilikan tanahnya.

“Hasil koordinasi dengan rekan-rekan di DPRD provinsi, untuk pengajuan penyelesaikan rumah ibadah yang belum selesai, perjelas dulu status tanahnya, ini berkaitan juga dengan program bupati tentang penyelesaian Mesjid dan Surau,” ucapnya disela-sela kegiatan Musrenbang Kecamatan Bunguran Barat di Sedanau, Rabu (9/2).

Politisi Partai Nasdem itu menegaskan, bahwa nantinya DPRD, akan mengecek setiap usulan penyelesaian mesjid dan surau dan tempat ibadah lainnya harus terlebih dahulu melengkapi bukti kepemilikan tananya.

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar (tengah) bersama Anggota DPRD Natuna dari Dapil 3, dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan (ist)

“Pemantauan kami di lapangan cukup banyak surau dan mejid status hak dan kepemilikan tanahnya tidak jelas,” terang Wan Aris.

Dengan status tanah yang jelas, menurutnya, akan terhindar dari kemungkinan adanya sengketa dikemudian hari, sehingga tidak merugikan pemerintah dan masyarakat.

Antusias masyarakat saat mengikuti kegiatan Musrenbang Kecamatan Bunguran Barat

“Yang dipergunakan itukan uang rakyat dan masyarakat juga, jadi kalau sempat ada sengketa rakyat juga yang rugi,” pungkasnya.

Saipun

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini