Terkait Alkes Rusak, Ketua Komisi I DPRD Natuna Sidak RSUD Natuna

Tanjungpinang
Wan Arismunadar saat sidak di RSUD Natuna

NATUNA – Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna, Kamis (12/5).

Sidak dilakukan untuk mendapat informasi terkait laporan salah satu warga yang anaknya sempat dirawat di RSUD karena kecelakaan kemudian meninggal dunia. Peyebabnya akibat alat kesehatan (alkes) yang rusak, Sekaligus untuk menanyakan prosedur penanganan pasien yang masuk ke IGD.

Tiba di RS, Wan Aris langsung ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna menanyakan prosedur penanganan pasien yang masuk di ruangan tersebut. Namun ia tak bisa langsung berbicara dengan petugas medis, karena sedang melayani keluarga pasien.

Tak berapa lama, Wan Aris bisa bertemu dengan petugas medis. Sekretaris DPD Partai Nasdem Natuna inipun langsung menanyakan siapa penanggung jawab di ruang IGD, dan meminta untung dipertemukan.

Wan Aris kemudian bertemu dengan pihak managemen RSUD, dan dirinya sempat mendapatkan penjelasan yang berbelit dan terkesan membela diri, ia kembali bertanya dengan nada keras, kronologis kejadian serta kendala yang dihadapi saat pasien tersebut masuk sampai meninggal.

Wan Arismunandar kemudian menjelaskan terkait kehadirannya ke IGD. “Menurut keterangan orang tua korban, bahwasanya ia mengatakan bahwa saat anaknya masuk RSUD ada salah satu alat yang ada di ruang ICU diduga tidak berfungsi atau rusak,” ucap Wan Aris.

Sebelumnya politisi Nasdem ini sempat menghubungi Direktur RSUD, hanya saja tidak memperoleh penjelasan terkait masalah itu, sehingga memutuskan untuk melakukan Sidak.

“Saya anggap ini tidak main-main, ini penting menyangkut nyawa manusia, karena meninggalnya pasien, makanya saya kesini,” terang Wan Aris

Maksud kedatangannya juga adalah untuk mengetahui kebenaran kondisi alat yang diduga rusak tersebut, juga untuk mengetahui prosedur penanganan pasien yang masuk ke UGD maupun IGD.

Wan Aris menuturkan hal ini penting dilakukan supaya dapat diketahui kelemahan dan penerapan SOP penanganan pasien di RSUD Natuna sudah berjalan dengan baik atau belum.

Wan Aris mengingatkan agar kejadian serupa tidsk terulang kembali, sehingga ia menekankan apabila nantinya ditemukan ada kesalahan prosedur dalam penanganan pasien, maka sebagai ketua komisi yang membidangi kesehatan ini, akan merekomendasikan Bupati Natuan mengevaluasi seluruh kinerja dari tingkat bawah sampai ke tingkat pimpinan di RSUD Natuna.

Merasa belum puas atas penjelasan pihak manajemen RSUD yang membantah adanya kerusakan alat kesehatan saat menangani pasien di IGD, Wan Aris akan terus bergerak mengumpulkan informasi dan data dengan harapan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Saipul

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini