TANJUNGPINANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tanjungpinang melepas delapan calon jemaah haji (JCH) yang merupakan anggotanya. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memberikan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan yang terus terjaga di lingkungan organisasi tersebut.
Kegiatan pelepasan berlangsung di Kantor PGRI, Jalan Bukit Semprong, Senin (20/4/2026). Acara turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Tanjungpinang Tamrin Dahlan, Kepala Dinas Pendidikan Teguh Ahmad Syafari, para kepala sekolah dari jenjang TK hingga SMA, serta jajaran pengurus PGRI.
Dalam sambutannya, Lis menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian antaranggota PGRI, khususnya dalam mengantar rekan sejawat yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
“Tahun ini, alhamdulillah, ada delapan calon jemaah haji dari PGRI Kota Tanjungpinang. Ini patut kita syukuri bersama,” ujarnya.
Lis berharap seluruh calon jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, diberikan kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga membawa keberkahan, dan kami juga memohon doa agar Kota Tanjungpinang terus berkembang serta masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Tanjungpinang, Kariadi, mengingatkan para calon jemaah untuk menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci, sekaligus membawa nama baik daerah.
“Jaga kekompakan dalam satu rombongan dan tunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai PGRI serta Kota Tanjungpinang,” pesannya.
Perwakilan calon jemaah haji, Joko Prayitno, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh tahun ini untuk menunaikan ibadah haji.
“Kesempatan ini sangat kami syukuri. Bagi kami, ini adalah perjalanan yang mungkin hanya sekali seumur hidup,” ungkapnya.
Ia juga memohon doa agar seluruh jemaah, yang terdiri dari enam perempuan dan dua laki-laki, diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Ustaz Supardi, sebagai bentuk penguatan spiritual bagi para calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
(red)






