Bangun Kampung Tahan Pagan, Apri – Roby Ingin Gerakkan Petani Bintan Jaga Kecukupan Pangan

Bintan421 Dilihat
Paslon Apri Sujadi dan Roby Kurniawan

Bintan – Setelah melihat keberhasilan program-program pembangunan di kabupaten Bintan selama 5 tahun terakhir ini, sangat sulit untuk mengatakan kepemimpinan Apri Sujadi tidak berhasil sebagai Bupati Bintan, di periode 2016-2021, apalagi jika menyebut tidak berpihak kepada rakyat, sangat tidak mungkin.

Sebab, sejak menjabat Bupati Bintan, pada 17 Februari 2016 lalu, Apri Sujadi langsung berlari kencang merealisasikan janji-jani politiknya, lewat program-program pembangunan yang disajikan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bintan.

Apri Sujadi juga sukses memompa semangat membangun masyarakat yang menyengat bumi Bintan, melalui inovasi program-program unggulan dalam mewujudkan impian besarnya: BINTAN GEMILANG, yang fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, seni budaya, pariwisata, perikanan dan pertanian.

Di sektor pendidikan dan kesehatan, misalnya, Apri Sujadi sukses mambangun masyarakat Bintan menjadi manusia yang sehat dan berkualitas. Yang selama ini menjadi kegundahan masyarakat Bintan.

Bupati Apri bersama anggota DPRD M. Yatir saat launching beras padi mas, produk petani bintan

Menuju periode kedua sebagai Bupati Bintan, Apri Sujadi kembali membuat kejutan dengan memperkenalkan program-program unggulan untuk kesejahteraan masyarakat Bintan, 5 tahun ke depan, yang kini menjadi perbincangan publik.

Satu dari sederet program prioritas Apri Sujadi di periode kedua, adalah Program Gerbang Kampung (gerakan gerbang kampung). Dimana setiap kampung, dengan batasan satu RW (rukun warga), akan mendapatkan dana segar Rp 100 juta per tahunnya, selama 5 tahun.

Dana sebesar itu, dapat digunakan setidaknya untuk merealisaikan 4 menu dalam program Gerbang Kampung, yang menjadi andalan penggerak ekonomi masyarakat Bintan yang tinggal di perkampungan. Salah satunya adalah pembangunan Kampung Tahan Pangan.

Apri Sujadi menjelaskan, melalui program Gerbang Kampung, yang salah satunya punya misi untuk membangun Kampung Tahan Pangan, dirinya dan Roby Kurniawan, calon Wakil Bupati Bintan, ingin membangun pertanian di Bintan dalam upaya menjaga kecukupan pangan di kabupaten Bintan, agar kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi.

Maju di Pilkada Bintan 2020, Paslon Apri – Roby punya visi: Bintan Rumah Kita yang Berkeadilan, Berdaya Saing, dan Inovatif Menuju Masyarakat yang Sejahtera.

Selain itu, Apri menambahkan, Kampung Tahan Pangan ini juga bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, yang saat ini digalakkan dalam menghadapi resesi akibat pandemi Cobvid-19.

Bupati apri panen padi hasil pertanian petani Bintan

Apri menyadari bahwa masyarakat petani umumnya tinggal di kampung, maka ketahanan pangan harus diperkuat dari kampung, yang masih memiliki lahan luas untuk pengembangan sektor pertanian.

Lahan tidur yang selama ini dibiarkan, lanjut Apri, akan digarap sebagai lahan pertanian baru. Nantinya, para petani akan di dorong untuk lebih giat lagi dalam mengelola lahan pertanian dengan menanami berbagai aneka ragam tanaman pangan.

Para petani juga akan mendapat pendampingan dari dinas teknis terkait.
Penyuluhan pertanian akan ditempatkan di kampung-kampung, untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Para petani kita gerakkan garap lahan tidur untuk dikelola sebagai lahan pertanian, kemudian kita dukung alat-alat pertanian petani, setelah itu, petani juga kita bimbing mulai dari pengelolaan hingga perawatan dan masa panen, agar hasil yang dicapai sangat menggembirakan,” papar Apri Sujadi, di Bintan, Rabu (7/10).

Ia menyebutkan saat ini pertanian padi di Bintan sudah berhasil, yang ditandai dengan peluncuran produk beras Padi Mas, yang merupakan hasil produk pertanian Bintan.

Keberhasilan pertanian padi ini, lanjut Apri, juga akan menjadi motivasi bagi para petani untuk menanam aneka ragam tanaman pagan, seperti cabe, sayur-sayuran, buah-buahan, dan tanaman pangan lainnya.

Selain itu, petani ternak dan tambak, juga akan diberdayakan. Sama seperti pengelolaan pada tanaman pertanian, peternak dan petambak ikan juga akan mendapat pendampingan dari dinas teknik terkait.

“Peternak dan petambak ini juga mendapat bimbingan dari dinas terkait dan tenaga penyuluhan, dari awal merancang, buat kandang ternak dan kolam tambak, penyediaan bibit ternak, benih ikan dan pakannya, hingga perawatan dan masa panen,” Apri menjelaskan.

Semua hasil pertanian para petani akan diutamakan untuk kecukupan pangan masyarakat di sekitar kampung. Akan tetapi, jika konsumsi sudah memadai, hasil aneka ragam pertanian, bisa juga dijual untuk menambah pendapatan masyarakat, yang dapat menggerakkan roda ekonomi warga di kampung.

“Melalui Kampung Tahan Pangan, kami ingin kebutuhan pangan masyarakat Bintan tetap tercukupi terutama dalam menghadapi berbagai tantangan seperti pandemi Covid-19, yang sekaligus untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” kata Apri Sujadi.

Dalam upaya peningkatan hasil yang memadai, Apri Sujadi dan Roby Kurniawan, juga akan melakukan modernisasi pertani melalui peralatan yang modern. Menurut Apri, dengan mewujudkan petani modern di Bintan, proses produksi akan lebih cepat dan dengan hasil yang berlipat ganda. (tr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *