Bupati Lingga Gandeng PT Kebula Kembangkan Budi Daya Rumput Laut di Desa Limbung

Lingga16 Dilihat

LINGGA – Bupati Lingga Muhammad Nizar bersama investor dari PT Kebula turun langsung meninjau sejumlah lokasi pengembangan budi daya rumput laut di Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (28/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Lingga didampingi Camat Lingga Utara H. Burhanudin dan Kepala Desa Limbung Reza Zulmafriza. Adapun lokasi yang ditinjau meliputi Kampung Centeng, Senempek, Sambau, Sei Nona, dan Air Kelat.

Kepala Desa Limbung, Reza Zulmafriza, mengatakan rencana pengembangan budi daya rumput laut disambut positif masyarakat karena dinilai mampu menjadi alternatif usaha berkelanjutan yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga desa.

“Pengembangan budi daya rumput laut ini diproyeksikan mencapai sekitar 2.000 hektare dan diharapkan mampu memberdayakan sekitar 687 kepala keluarga, khususnya masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup sebagai nelayan,” ujar Reza.

Menurutnya, usaha budi daya rumput laut memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena biaya operasional relatif rendah serta masa panen yang cepat sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

“Ini peluang bagus bagi masyarakat untuk menambah penghasilan dan memperkuat ekonomi keluarga,” katanya.

Reza juga menaruh harapan besar kepada PT Kebula agar pengembangan budi daya rumput laut benar-benar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Limbung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Lingga Muhammad Nizar menegaskan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap investor yang ingin mengembangkan sektor budi daya rumput laut di Kabupaten Lingga.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat dalam memanfaatkan potensi daerah, termasuk menjadikan Kabupaten Lingga sebagai salah satu kawasan pengembangan budi daya rumput laut di Kepulauan Riau.

“Ke depan, budi daya rumput laut dapat menjadi pilar ekonomi baru bagi masyarakat. Nelayan kini memiliki peluang usaha tambahan untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” kata Nizar.

Bupati juga berharap PT Kebula tidak hanya fokus pada investasi, tetapi turut memberikan perhatian terhadap pelatihan, pembibitan, pendampingan, hingga pemasaran hasil panen rumput laut.

“Masyarakat jangan dibiarkan berjalan sendiri. Harus ada bimbingan, arahan, serta dukungan pemasaran agar program ini benar-benar berhasil dan berkelanjutan,” tutup Nizar.

(Taufik/Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *