Gas Bersubsidi, Rahma Kembali Bagikan Kartu Pelanggan LPG 3 Kg

Tanjungpinang771 Dilihat
Rahma saat membagikan kartu pelanggan lpg 3 kg bagi rumah tangga sasaran dan usaha mikro

Tanjungpinang – Untuk menjamin ketersediaan gas bersubsidi serta adanya keseragaman harga yang sudah ditetapkan, dan untuk menghindari antrian di pangkalan, Pemko Tanjungpinang kembali mendistribusikan kartu kendali LPG 3 Kg kepada masyarakat.

Pembagian kartu pelanggan bagi Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan pelaku usaha mikro di 3 pangkalan di wilayah kelurahan Sei jang pada Selasa (22/2), langsung dilakukan oleh Wali Kota Tanjungpinang Rahma.

Yaitu Pangkalan Firdaus Jalan Sei Jang Darat yang mendapat kuota dengan rincian 104 tabung untuk RTS dan 234 tabung untuk usaha mikro, Pangkalan Alif Gas Jalan Sidomakmur Gang Nira memperoleh 96 tabung RTS dan 81 tabung usaha mikro, dan Pangkalan Belia Gas Jalan Batu Kucing 100 tabung mendapat distribusi 100 tabung RTS, dan 108 tabung saha mikro.

Sebelumnya Rahma telah membagikan kartu pelanggan LPG di sejumlah pangkalan. Terhitung saat ini sudah 13 pangkalan yang dikunjungi untuk pendistribusian kartu pelanggan LPG untuk RTS dan pelaku usaha mikro.

Wali kota rahma saat pembagian kartu pelanggan gas 3 kg

Dalam penjelasannya, Rahma menyebutkan warga yang berhak membeli gas LPG 3 Kg subsidi hanyalah mereka yang namanya terdaftar di pangkalan dan punya kartu pelanggan. Kartu pelanggan yang berwarna hijau dibagian bawah untuk RTS dan berwarna kuning bagi pelaku usaha mikro.

“Adapun jatah setiap Rumah Tangga Sasaran yang memiliki kartu pelanggan adalah 4 tabung per bulan, dan pelaku usaha mikro 9 tabung setiap bulannya,” kata Rahma.

Kepada pemegang kartu pelanggan, Rahma mengimbau agar pemilik pangkalan serta perangkat masyarakat untuk bersama-sama mengontrol pendistribusian gas subsidi tersebut.

“Bila terdapat masyarakat yang belum terdata tetapi termasuk kategori penerima, harap melaporkan kepada RT/RW setempat untuk dilakukan musyawarah kembali untuk mendata Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan pelaku UMKM yang berhak memiliki kartu pelanggan”, ucap Rahma.

Bryan Akbar, pemilik pangkalan Firdaus mengaku kartu pelnggan gas subsidi memberikan manfaat bagi masyarakat dan pihak pangkalan. Menurutnya, dengan kartu itu pelanggan dapat mengontrol pendistribusian kepada yang benar-benar berhak.

“Pangkalan (juga) dapat melayani masyarakat yang terdata sesuai dengan logbook, sehingga tidak ada lagi antrean dan kami tidak lagi diprotes oleh masyarakat jika kehabisan stok,” ungkap Bryan.

Hal senada dirasakan Mie Djun, salah satu warga yang memiliki usaha kue rumahan di Jalan Batu Kucing yang merupakan pelanggan di Pangkalan Belia. Beliau mengatakan sangat terbantu dengan adanya kartu pelanggan ini karena selama ini masyarakat sulit mencari gas 3 Kg dengan harga yang murah dan tidak antre.

“Sebagai pelaku usaha rumahan, saya sangat terbantu dengan diberlakukannya kartu pelanggan gas 3 Kg. Saya tak lagi antre, tidak takut kehabisan dan harganya sudah tetap yaitu Rp18.000. sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Walikota dan Pemko Tanjungpinang atas kebijakan ini,” ungkapnya.

Saat turun kelokasi pangkalan, Rahma didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan, Samsudi, S.Sos, MH, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Drs. H. Atmadinata, M.Pd, Kasat Pol PP, Dr. H. Ahmad Yani, Kabag Ekonomi, Hermawan, SE, M.Si, Kabag Prokompim, Elvi Arianti S.Pt, M.Si, Camat Bukit Bestari, Lia Adhayatni, SH, MH serta Lurah Sei Jang, M. Ardiansyah, S.STP. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *