TANJUNGPINANG – Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang Hasan ingin menata Kota Tanjungpinang agar terlihat lebih rapi dan indah sehingga enak dipandang mata. Salah satu langkah pembenahan yang dilakukan Hasan, adalah dengan mengajak para Vendor untuk membenahi kabel-kabel yang semberawut di wilayah Ibu Kota Provinsi Kepri itu.
Langkah penataan yang mulai digerakkan Hasan-sejak ia menjabat Pj Wali Kota Tanjungpinang, akhir September lalu, terlihat sejalan dengan program-program dari Pemerintah Provinsi Kepri, yang dalam beberapa tahun terakhir terus menata wajah Kota Gurindam itu.
Agar penataan berjalan sesuai harapan, langkah awal yang dilakukan oleh Hasan, yaitu dengan berkoordinasi bersama para vendor seperti PLN, Telkom, TV kabel, dan jasa telekomunikasi lainnya, melalui pertemuan yang digelar di ruang rapat Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Rabu (18/10) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut Hasan mengajak para Vendor untuk bergerak secara bersama dalam melakukan penataan terhadap kabel-kabel yang semberawut agar terlihat rapi.
Hasan mengutarakan alasannya mengapa harus mengundang para Vendor dalam pertemuan hari itu, terkait penataan Kota Tanjungpinang. Ia menegaskan salah satu kunci kesuksesan program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah adalah pihaknya perlu membangun membangun sinergitas.
Menurut Hasan wajah Kota Tanjungpinang yang bersih, rapi, menarik dan berwibawa sangat penting diwujudkan, mengingat Tanjungpinang sebagai Ibukota Provinsi Kepri, dan Kepri adalah salah satu Daerah Terdepan di Indonesia.
“Kita harus memulai untuk membenahi hal-hal yang perlu dibenahi di Kota Tanjungpinang. Sebagai ibukota Provinsi Kepri, kota ini harus di tata dan dibenahi. Dan kita yang sedang diberi amanah disini harus melakukan itu,” ujar Hasan dalam keterangan tertulis, Kamis (19/10).
Melalui handphone nya Hasan pun memperlihatkan kondisi kabel yang semberawut yang masih didapati di badan jalan dan sudah tentu dapat merusak estetika kota. Untuk hal tersebutlah Pemko Tanjungpinang mengajak para vendor berdiskusi dan bergandengan tangan untuk sama-sama merapikan.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Makanya perlu kita satukan persepsi kita, lalu kita rapikan bersama-sama,” kata Hasan lagi.
Hasan berharap dengan adanya sinergi antara Pemko Tanjungpinang, Pemprov Kepri dan para vendor, maka kesemrawutan teraebut bisa segera diatasi dengan berbagai cara.
“Saya yakin pasti para vendor lebih paham dalam mensiasati kesemrawutan kabel yang masih berseliweran di tiang-tiang, dan melalui kesempatan ini kita cari solusi bersama untuk membuat lebih rapi yang juga sekaligus untuk keamanan masyarakat,” pinta Hasan kepada vendor.
Adapun beberapa lokasi yang saat ini bisa menjadi percontohan di Kota Tanjungpinang setelah ditata oleh Pemprov Kepri, seperti kawasan Kota Lama Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar yang sudah baik tetapi disekitar area itu masih ada yang belum tersentuh secara maksimal. Hasan pun berharap hal ini juga menjadi perhatian dari para vendor untuk menyikapinya.
“Kawasan Kota Lama sudah baik, semua kabel sudah dirapikan, tetapi masih terdapat beberapa lokasi seperti dari area keluar Pelabuhan SBP sampai ke Jalan Pos, Jalan Gambir dan sekitarnya masih terdapat kabel yang semrawut. Tentu ini menjadi perhatian kita semua agar pihak-pihak terkait ambil sikap dan segera bertindak,” harap Hasan.
Hasan meminta para vendor untuk segera melakukan aksi dengan menuangkan konsep seperti apa yang harus dilakukan dalam penataan kabel. “Saya ingin seluruh vendor yang ada disini dapat melakukan rumusan konsep, karena saya yakin vendor-vendor ini cukup paham dalam teknis di lapangan dan berikutnya akan kita lakukan kesepakatan untuk penataan. Setidaknya kita sudah satu persepsi untuk merapikan kota secara menyeluruh dan wilayah kota lama dapat dijadikan sebagai pilot project penataan kabel,” tegasnya.
Untuk berbenah, dalam hal ini tidak lupa Hasan pn melibatkan pihak Polresta dan Kejaksanaan Negeri Kota Tanjungpinang dalam segi aturan dan ketentuan yang berlaku.
Tira






