Tinjau Gerakan Pangan Murah, Lis: Jaga Stabilitas Harga-Tekan Inflasi di Tanjungpinang

Tanjungpinang369 Dilihat

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, kembali meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang itu berlangsung di Lapangan Perumahan Bea Cukai, Kampung Bulang, Jumat (6/3/2026).

Gerakan Pangan Murah ini merupakan lanjutan dari upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok yang sebelumnya dilakukan melalui kegiatan pasar murah oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang selama dua hari.

Dalam peninjauan tersebut, Lis didampingi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdako Tanjungpinang Elfiani Sandri, Kepala DP3 Robert Lukman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh Susanto, serta Kepala Disdagin Riany.

Lis Darmansyah mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idulfitri.

Menurutnya, pada periode tersebut biasanya terjadi peningkatan permintaan sejumlah komoditas pangan yang berpotensi memicu kenaikan harga dan berdampak pada inflasi daerah.

“Ketika inflasi mulai meningkat, pemerintah harus hadir memberikan solusi. Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah nyata untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar Lis.

Ia menambahkan, selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri, Pemko Tanjungpinang akan terus melakukan berbagai intervensi pasar agar harga komoditas penting tetap terkendali dan terjangkau.

“Kita ingin masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Karena itu kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan secara bertahap di berbagai wilayah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DP3 Kota Tanjungpinang Robert Lukman menjelaskan, Gerakan Pangan Murah difokuskan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Beberapa komoditas utama seperti beras, minyak goreng, telur, dan daging ayam dijual dengan harga lebih murah karena mendapat subsidi dari Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Robert juga menyebutkan bahwa pelaksanaan GPM melibatkan sejumlah mitra strategis, di antaranya SARIMART, Asosiasi Pedagang Unggas Bintan (APUB), serta Perum BULOG yang turut menyediakan berbagai komoditas pangan pokok bagi masyarakat.

Selain itu, untuk komoditas sayuran, DP3 melibatkan kelompok tani binaan agar hasil produksi petani lokal dapat langsung dipasarkan kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau.

“Program Gerakan Pangan Murah ini akan terus dilaksanakan secara bergilir di sejumlah wilayah. InsyaAllah minggu depan kita juga akan menggelarnya di wilayah Tanjungpinang Barat,” pungkas Robert.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *