ANAMBAS – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, membuka Workshop Inisiasi Pembangunan Integrated Area Development (IAD) berbasis perhutanan sosial di ruang rapat lantai II Kantor Bupati, Pasir Peti, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pembangunan kawasan terintegrasi yang berfokus pada pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyambut positif pelaksanaan workshop tersebut sebagai upaya memperkuat arah kebijakan pembangunan kehutanan yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Dikutip dari portal Diskominfotik Anambas, pada Selasa (21/4/2026), dalam sambutannya Wabup Raja Bayu menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan program perhutanan sosial yang terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, pendekatan Integrated Area Development (IAD) mampu menjadi solusi dalam mengoptimalkan potensi wilayah dengan mengintegrasikan sektor kehutanan, ekonomi, dan sosial secara menyeluruh.
“Pendekatan IAD menjadi solusi untuk mengoptimalkan potensi wilayah melalui integrasi sektor kehutanan, ekonomi, dan sosial secara menyeluruh,” ujarnya.
Workshop ini juga diharapkan dapat menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan dalam merumuskan strategi pembangunan yang tepat, khususnya dalam pengelolaan kawasan hutan berbasis masyarakat.
Raja Bayu menegaskan komitmen Pemkab Anambas dalam mendorong program pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
(red)





