TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama mitra Gojek sebagai bentuk koordinasi untuk memperkuat sinergi dan menjaga kondusivitas wilayah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Tanjung Siambang pada Minggu (12/4/2026), sekaligus menjadi ruang dialog antara pemerintah dan para pengemudi ojek online.
Dalam arahannya, Lis menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang pada awal tahun 2026 masih tergolong rendah.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa sektor perdagangan menunjukkan tren positif, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang terus berkembang.
Menurut Lis, pemerintah berupaya menghadirkan solusi konkret bagi mitra Gojek dengan mendorong mereka memiliki pekerjaan sampingan di luar aktivitas sebagai pengemudi.
Langkah ini dinilai penting sebagai strategi memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Bahkan, Pemerintah Kota Tanjungpinang tengah mengusulkan agar mitra ojek online dapat dikategorikan sebagai pelaku UMKM, bukan sebagai karyawan.
Dengan status tersebut, para mitra diharapkan dapat mengakses berbagai bantuan dan fasilitas pemerintah yang selama ini diperuntukkan bagi pelaku usaha.
Lis juga mendorong para mitra untuk melakukan pendataan ide usaha sampingan yang potensial, khususnya di sektor UMKM seperti kuliner, fashion, dan bidang lainnya.
Ia menilai sektor kuliner menjadi pilihan paling realistis karena memiliki permintaan pasar yang tinggi serta peluang keuntungan yang menjanjikan.
Selain itu, Lis mengusulkan agar mitra Gojek memiliki sekretariat sebagai pusat aktivitas dan tempat berkumpul komunitas driver.
Sekretariat tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat, makan, hingga berteduh saat cuaca buruk, dengan dukungan fasilitas dari pemerintah.
Kegiatan silaturahmi ini juga diisi dengan dialog interaktif yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sebelum akhirnya ditutup dengan makan bersama sambil menikmati suasana pantai.
(red)
(red)












