Bappenas Tinjau Pulau Penyengat, Dorong Pengembangan Kawasan Sejarah Berbasis Budaya

Kepri242 Dilihat

TANJUNGPINANG – Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melakukan kunjungan ke Pulau Penyengat, Jumat (10/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat langsung potensi pengembangan kawasan berbasis sejarah dan budaya di Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau sejumlah situs bersejarah yang menjadi ikon Pulau Penyengat, di antaranya Makam Engku Puteri, Makam Raja Ali Haji, serta Balai Adat Pulau Penyengat.

Pulau Penyengat dinilai memiliki nilai historis tinggi sekaligus potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan budaya unggulan di daerah.

Gubernur Ansar Ahmad menegaskan, Pulau Penyengat merupakan salah satu pusat peradaban Melayu yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Pulau Penyengat ini adalah warisan besar peradaban Melayu. Kita punya tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya,” ujar Ansar.

Ia juga menekankan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendorong pengembangan kawasan tersebut secara berkelanjutan.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat agar pengembangan Penyengat bisa terintegrasi, baik dari sisi infrastruktur maupun pelestarian budaya,” tambahnya.

Sementara itu, Medrilzam mengapresiasi langkah Pemprov Kepri dalam menjaga kawasan bersejarah tersebut.

Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan berbasis sejarah dan budaya yang mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Pulau Penyengat punya potensi besar. Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru jika dikembangkan dengan tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bappenas akan mendorong kajian lebih lanjut guna memperkuat perencanaan pengembangan kawasan tersebut ke depan.

“Kita akan dorong perencanaan yang tepat agar manfaat ekonominya terasa, tanpa menghilangkan nilai autentik yang dimiliki Penyengat,” tutupnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *