JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan daerah. Hal ini terlihat dari pertemuan antara Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, dengan Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian PPN/Bappenas, Mohamad Rahmat Mullanda, yang berlangsung di Jakarta pada Senin, 16 Juni 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Bappenas menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan sektor perikanan dan pariwisata di Anambas. Dua sektor prioritas ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.
“Anambas telah resmi ditetapkan sebagai Daerah Kawasan Afirmasi serta Daerah Kawasan Komoditas Unggulan Ekonomi Biru dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Status ini membuka peluang strategis bagi Anambas untuk mendapatkan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat,” ujar Kepala Bappeda Anambas, Andy Guna, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Selain membahas prioritas pembangunan, pertemuan tersebut juga mengangkat skema pendanaan, termasuk pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, pengajuan usulan kegiatan dari daerah masih menunggu pembukaan sistem aplikasi perencanaan yang dijadwalkan akan disosialisasikan oleh Bappenas pada Juli 2025.
Bupati Aneng hadir didampingi Kepala Bappeda Andy Guna, menegaskan komitmen kuat Pemkab Anambas untuk terus aktif menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat.
“Kami tidak akan sekadar menunggu di daerah. Kami akan terus menjemput peluang dan dukungan dari pusat demi pembangunan Kepulauan Anambas. Kami optimis, Anambas akan menjadi kawasan Afirmasi serta daerah unggulan di bidang komoditas ekonomi biru,” tegas Bupati Aneng menutup pertemuan.
(Latif/Anambas)






