BPN Tanjungpinang Lakukan Pencatatan Pencabutan dan Pembatalan Seluas 88 Ha HGB PT. Kemayan Bintan

Tanjungpinang
Salinan surat BPN Tanjungpinang No.08/Peng-21.72.HP.02.02/XI/2022. dok. suluhkepri.com

TANJUNGPINANG – BPN Tanjungpinang menerbitkan surat No.08/Peng-21.72.HP.02.02/XI/2022, tanggal 4 November 2022. Surat yang ditanda tangani langsung oleh Kepala Kantor BPN Tanjungpinang, Bambang Prasongko, itu berupa pemberitahuan atau pengumuman kepada masyarakat umum, tentang pencatatan pencabutan dan pembatalan hak atas tanah.

“Berdasarkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 23/G/2017/PTUN-TPI Jo Nomor 121/B/2018/PT.TUNMDN jo, Nomor 636/K/TUN/2018 yang telah berkekuatan hukum tetap dan surat Keputusan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Riau Nomor 140/SK-21.MP.02.02/X/2022, tanggal 4 Oktober 2022, dengan ini telah dilakukan pencatatan pencabutan dan pembatalan sebagian hak atas tanah pada buku tanah hak guna bangunan sebagai berikut,” demikian bagian paragraf pertama isi pengumuman dalam surat BPN Tanjungpinang, yang salinannya diterima oleh media ini.

Adapun pencatatan pencabutan dan pembatalan yang dimaksud adalah sebagian hak atas tanah berupa hak guna bangunan yang terdaftar atas nama PT. Kemayan Bintan, dengan alamat kantor di Jl. Basuki Rahmat, Komplek Bukit Barisan Park Blok C No. 26-27, Tanjungpinang, sebagaimana dijelaskan dalam tabel.

Sedangkan luas lahan pencataan pencabutan dan pembatalan seluas 88 hektare, dalam dua nomor surat hak guna bangunan yang didaftarkan atas nama PT. Kemayan Bintan, dengan tanggal pembukuan yang sama, yaitu 08 Mei 1995.

Pertama, Hak Guna Bangunan Nomor 00871, NIB 02499, seluas 449.270 meter persegi, yang berada di Jl. Aisyah Sulaiman, desa/kel. Dompak, kec. Bestari, Tanjungpinang.

Kedua, Hak Guna Bangunan Nomor 00873, NIB 02660, berlokasi di Jl. Raja Haji Fisabilillah, desa/kel Dompak, kecamatan Bestari, Tanjungpinang, dengan luas 430.730 meter persegi. Sehingga jika ditotalkan semua sama dengan seluas 88 hektare.

Di paragraf akhir, BPN menegaskan apabila penyerahan sertipikat asli sebagaimana telah ditentukan tidak diserahkan secara patut, maka pencatatan pencabutan dan pembatalan sebagian hak atas tanah pada asli sertipikat akan dilakukan apabila asli sertipikat diserahkan ke Kantor Pertanahan Kota Tanjungpinang.

Surat ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Tanjungpinang Bambang Prasongko. Lebih jelasnya dapat dilihat dalam salinan surat BPN Tanjungpinang No.08/Peng-21.72.HP.02.02/XI/2022 (foto scan), diatas. (Tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here