NATUNA – Seorang nelayan bernama Usman (45) ditemukan tewas tersambar petir saat mendayung sampan di Tepian pantai perairan laut Serasan, Desa Tanjung Balau, Serasan, Minggu (21/11/2021) pagi pukul. 07.00 Wib
Akibat sambaran petir tersebut, korban yang merupakan warga Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau itu, langsung roboh dan terjatuh ke laut. Sampan miliknya, juga mengalami bocor, dan barang bawaanya ditemukan berserakan.
Satu jam setelah kejadian tersebut jasad Atam sapaan akrabnya baru berhasil ditemukan warga dan langsung dibawa kerumah duka untuk disemayamkan.
Sekira pukul 13.00 Wib selepas Sholat Zuhur jenazah korban dikebumikan disekitar kediamanya.
Selain, hujan deras, petir dan gelombang tinggi disertai angin kencang memasuki musim Utara ini dapat terjadi kepada siapa saja dan kapan saja.
Oleh sebab itu, ajak Wendry agar tetap waspada sebab kewaspadaan itu sangatlah penting disisi lain warga juga butuh mencari rejeki untuk menafkahi keluarga dirumah, pintanya.
Selain itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterorologi Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Kepulauan Riau berlaku tanggal 22 Nopember 2021 pukul 10.00 Wib.
Peringatan dini BMKG Stasiun Meterorologi Maritim Pontianak.
Masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wikayah Kabupaten Natuna meliputi Midai, Serasan, Serasan Timur, Suak Midai, Subi, Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut dan sekitarnya.
Kondisi ini diprakirakan dapat berlangsung hingga pukul 13.00 Wib, dikutip dari Prakirawan Cuaca BMKG Kepri, Senin (22/11/2021).
Saipul












