Gubernur Kepri ke Lulusan UMRAH: Harus Siap Hadapi Era Society 5.0

Tanjungpinang190 Dilihat

KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa dunia saat ini telah memasuki era Society 5.0, sebuah fase baru peradaban yang ditandai dengan integrasi kuat antara ruang siber dan ruang fisik melalui pemanfaatan teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT).

Dalam era digital yang berkembang pesat ini, Ansar menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif. Menurutnya, setiap individu harus mampu menghadapi perubahan besar yang terjadi akibat kemajuan teknologi yang semakin cepat dan disruptif.

“Teknologi hanyalah alat, manusialah yang menentukan arah dan nilai pemanfaatannya. Pendidikan tinggi memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai kekuatan utama dalam membentuk masa depan,” ujar Ansar, mengutip pemikiran Nelson Mandela, saat menyampaikan pidato pada Wisuda ke-26 Sarjana dan Pascasarjana Universitas Maritim Raja Ali Haji di Kampus Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (28/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 478 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan. Mereka berasal dari lima fakultas dan program pascasarjana, dengan rincian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 121 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 101 orang, Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen 90 orang, Fakultas Teknik dan Teknologi Kelautan 58 orang, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan 51 orang, serta Pascasarjana sebanyak 57 orang.

Ansar berharap momentum wisuda ini menjadi tonggak penting bagi UMRAH dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, serta dunia pendidikan, khususnya di Kepulauan Riau.

Ia juga menjelaskan makna filosofis dari prosesi pemindahan tali toga yang dilakukan para wisudawan. Menurutnya, posisi tali toga di sebelah kiri melambangkan masa studi yang sarat dengan logika dan analisis, sementara perpindahan ke sebelah kanan mencerminkan kesiapan untuk berkarya dengan kreativitas, inovasi, serta empati di tengah masyarakat.

“Ini adalah simbol perubahan status dari pelajar menjadi intelektual dan agen perubahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ansar memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM. Di antaranya melalui alokasi anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD serta program beasiswa sejak 2022 hingga 2025 dengan total mencapai Rp2,99 miliar untuk 1.187 mahasiswa.

Selain itu, Pemprov Kepri juga terus memberikan dukungan bagi tenaga pendidik, khususnya yang bertugas di wilayah terluar dan terpencil, serta mendorong kolaborasi internasional melalui program pendidikan dan pelatihan guna memperkuat kualitas perguruan tinggi.

Upaya tersebut, lanjut Ansar, telah menunjukkan hasil positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau meningkat dari 79,89 pada 2024 menjadi 80,53 pada 2025. Capaian ini menempatkan Kepri di posisi pertama se-Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.

Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau juga tercatat mencapai 6,94 persen pada 2025, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 6,89 persen menjadi 6,35 persen.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi keluarga, almamater, dan daerah,” ucap Ansar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen, guru besar, serta seluruh civitas akademika UMRAH atas dedikasi dan komitmen dalam mendidik mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMRAH, Agung Dhamar Syakti, bersama jajaran civitas akademika. Acara ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, anggota DPRD Kepri Khazalik, Wakil Bupati Lingga Novrizal, Sekda Kabupaten Bintan Ronny Kartika, serta pimpinan instansi vertikal dan perguruan tinggi di Kepulauan Riau.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *