TANJUNGPINANG – Selain fasilitas kesehatan, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, juga menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk tetap buka memberikan pelayanan publik selama libur Lebaran Idul Fitri. Lis juga memastikan harga bahan pokok stabil menjelang lebaran.
Kepala Disdukcapil, Wan Samsi, mengonfirmasi kebijakan untuk Disdukcapil tetap buka memberikan layanan administrasi kependudukan pada masa cuti bersama.
“Menindaklanjuti arahan pemerintah, dan Bapak Wali Kota, pelayanan kependudukan dan catatan sipil di Tanjungpinang akan tetap buka selama cuti bersama Idul Fitri,” kata Wan Samsi, Senin (24/3), dikutip dari rilis Diskominfo. Pelayanan seperti biasa, meliputi pengurusan KTP, akta kelahiran, surat pindah, surat kematian, dan kartu keluarga.
Meski demikian, katanya, jam operasional selama libur terbatas. Pada hari Jumat, jam operasionalnya dari pukul 08.00 hingga 11.00 pagi, sementara hari lainnya dari pukul 08.00 hingga 12.00 siang. Wan Samsi mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan calo dalam proses pengurusan dokumen.
“Kami telah menyiapkan tim yang akan bekerja pada tanggal 28 Maret, serta 2 hingga 4 April 2025,” jelasnya.
Harga Daging Masih Stabil Jelang Lebaran
Sementara itu, harga bahan kebutuhan pokok di Tanjungpinang dipastikan stabil menjelang Lebaran. Pemko Tanjungpinang menjamin persediaan barang seperti beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri 1446 H.
Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan, dr. Elfiani Sandri, menegaskan dengan ketersediaan bahan pokok yang mencukupi, harga tidak mengalami lonjakan.
Seperti pantauan pada Senin (24/3), harga ayam dan telur tetap stabil, yaitu sekitar Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Diperkirakan harga ini tidak akan berubah hingga Lebaran.
Begitu juga harga daging sapi segar juga masih stabil di angka Rp 160 ribu per kilogram. Kalaupun ada kenaikan masih dalam batas kewajaran. Dari informasi pihak distributor daging, kenaikan harga paling tinggi dikisaran Rp 170 ribu per kilogram.
“Sejak 2018, (harga daging sapi pada saat Lebaran memang selalu berada di angka Rp 170 ribu per kilogram. Saya pastikan harga ini tidak akan naik lagi menjelang Idul Fitri,” kata Tamrin, salah seorang distributor daging.
Elfiani menyebutkan ia telah menggelar rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan distributor bahan kebutuhan pokok, agen LPG, dan SPBU, di ruang rapat Bapelitbang, Senin (24/3). Rapat membahas ketersediaan stok bahan pokok untuk menekan harga tidak naik menjelang lebaran
Dalam rapat hadir Kepala Bapelitbang Riono, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Riani, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Perikanan Robert Lukman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh Susanto, serta perwakilan Bulog dan ketua asosiasi distributor.
Ia menambahkan Pemerintah Kota Tanjungpinang telah membentuk Satgas Pangan untuk mengawasi distribusi barang agar tidak ada penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar.
“Satgas ini akan intensif memantau kondisi pasar dan gudang untuk memastikan harga tetap stabil,” ujarnya.
Ia pun berharap dengan ketatnya pengawasan, masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang, tanpa harus khawatir mengenai kelangkaan atau lonjakan harga barang kebutuhan pokok.
(tira)






