Lis Prioritaskan Pendidikan di Tanjungpinang, Dukung Anak Difabel Lewat CSR Angkasa Pura

Tanjungpinang481 Dilihat

TANJUNGPINANG – Pemerintahan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza (Lis-Raja) menempatkan kemajuan dan peningkatan kualitas pendidikan sebagai program prioritas, termasuk memastikan akses pendidikan yang adil dan inklusif bagi anak-anak difabel.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) yang menyasar langsung penguatan pendidikan bagi anak difabel.

Program CSR bertajuk Injourney Airports Ramah Difabel dinilai sejalan dengan visi pemerintahan Lis Darmansyah-Raja Ariza dalam membangun sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan dan perlindungan kelompok rentan.

Penyerahan bantuan CSR dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Senin (19/1/2026), dan dihadiri Wali Kota Lis Darmansyah, jajaran organisasi perangkat daerah, serta perwakilan sekolah penerima manfaat.

Bantuan diserahkan langsung oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara RHF, Mohamad Setiadi Dermawan bersama Wali Kota Lis, kepada pelajar dan lembaga pendidikan, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kota Tanjungpinang.

Lis Darmansyah mengapresiasi kepedulian PT Angkasa Pura Indonesia yang dinilai memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak difabel di Tanjungpinang.

Menurut Lis, pendidikan inklusif merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah karena memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, memperoleh hak belajar yang layak.

“Pemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk bagi anak-anak difabel, adalah prioritas pemerintahan kami bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza. Bantuan ini sangat berarti karena langsung mendukung proses belajar mereka,” ujar Lis.

Ia menambahkan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat kolaborasi dengan dunia usaha melalui program CSR menjadi penguat kebijakan pemerintah di sektor pendidikan dan sosial.

Lis menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus mendorong sinergi lintas sektor guna mempercepat peningkatan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan bermutu.

Sementara itu, Mohamad Setiadi Dermawan menjelaskan bahwa program Injourney Airports Ramah Difabel merupakan bentuk komitmen PT Angkasa Pura Indonesia dalam mendukung akses pendidikan dan kebutuhan dasar penyandang disabilitas.

Bantuan yang disalurkan meliputi 74 unit kacamata baca untuk pelajar sekolah dasar serta 450 buku braille untuk SLB Negeri 1 Tanjungpinang, terdiri dari Al-Qur’an braille, buku pelajaran, buku cerita, dan kamus bahasa Inggris.

Selain itu, PT Angkasa Pura Indonesia juga menyerahkan empat unit kaki palsu kepada penerima manfaat yang membutuhkan alat bantu mobilitas, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas.

(tr/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *