Lis Salat Id Bersama Ribuan Warga Tanjungpinang di Lapangan Pamedan, Idulfitri Berlangsung Khidmat

Tanjungpinang310 Dilihat

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, melaksanakan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang ini menjadi pusat pelaksanaan ibadah Idulfitri bagi warga.

Sejak pagi, ribuan jemaah telah memadati lapangan untuk menunaikan salat berjemaah dalam suasana tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Kehadiran Lis Darmansyah bersama keluarga di tengah masyarakat semakin mempererat kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.

Pelaksanaan salat dimulai pukul 07.15 WIB dengan Imam Duduy Saadullah, S.Pd.I., Bilal Doni Rahman, S.Sos.I., serta khutbah yang disampaikan oleh KH. Bambang Maryono, M.Pd.I.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang, Weni Lis Darmansyah, anggota DPRD Kota Tanjungpinang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, tokoh agama, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Lis Darmansyah menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Idulfitri berjalan lancar dan khidmat. Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada fitrah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang telah menjaga ketertiban sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan baik dan nyaman,” tambahnya.

Dalam khutbahnya, KH. Bambang Maryono menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu amalan utama dalam kehidupan. Ia mengingatkan agar setiap anak senantiasa menjaga sikap, perkataan, dan perbuatannya.

“Jangan sekali-kali kita menjadi anak yang durhaka. Sekeras apa pun kehidupan yang dijalani, tetaplah hormati dan muliakan kedua orang tua,” pesannya.

Ia juga mengajak jemaah untuk senantiasa mendoakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat, sebagai bentuk bakti yang tidak pernah terputus.

Menurutnya, momentum Idulfitri harus dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan dengan orang tua, saling memaafkan, serta memperkuat ikatan kasih sayang dalam keluarga.

Pelaksanaan Salat Idulfitri di Lapangan Pamedan Ahmad Yani ini menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah masyarakat di Kota Tanjungpinang, sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam memfasilitasi dan mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *