Sejumlah Komunitas di Tanjungpinang Galang Dana untuk Korban Bencana Sumbar-Sumut

Tanjungpinang217 Dilihat

TANJUNGPINANG – Kepedulian masyarakat Tanjungpinang, provinsi Kepri, terhadap korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat dan Sumatera Utara, tampak nyata melalui aksi kemanusiaan yang digelar sejumlah komunitas lokal. Di tengah duka saudara sebangsa, warga Tanjungpinang memilih untuk tidak tinggal diam.

Sejumlah komunitas seperti Gemas Kepri dan Peduli Kepri turun langsung ke lapangan membentuk gerakan kemanusiaan bersama yang mereka beri nama Relawan Kemanusiaan Bagimu Negeri Indonesia (RKBNI). Gerakan ini hadir sebagai wujud solidaritas dan empati untuk meringankan beban para korban.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi suluhkepri.com, Sabtu (29/11/2025), RKBNI menyampaikan bahwa aksi mereka mulai dilaksanakan sejak Jumat (28/11/2025). Kehadiran para relawan di berbagai titik di kota Tanjungpinang menjadi tanda bahwa kepedulian tidak mengenal jarak maupun waktu.

“Aksi di hari pertama berlangsung di tiga titik berbeda. Dimulai pukul 06.30 pagi di Pasar Bintan Center, dilanjutkan pukul 15.30 di Pintu Gerbang Bintan Center, dan kembali dilaksanakan pada pukul 19.30 di kawasan Tepi Laut,” tulis RKBNI dalam laporannya.

Relawan RKBNI di Tepi Laut, Tanjungpinang. SK/dok rkbni

“Di bawah terik matahari maupun hembusan angin malam, kami para relawan tetap berdiri, mengetuk hati setiap orang yang melintas untuk bersama membantu saudara kita yang sedang berduka di Sumbar dan Sumut,” jelas RKBNI.

RKBNI juga menyebutkan bahwa gerakan ini diinisiasi oleh Amir Hamzah dan Ahmad Dhany, yang bertindak sebagai ketua dan sekretaris, sekaligus penanggung jawab aksi. Keduanya menggerakkan relawan untuk menyatukan niat dan langkah demi membantu para korban di daerah bencana.

Motto “Duka Sumbar – Sumut, Duka Kita Bersama” terpampang jelas pada spanduk yang dibawa para relawan. Kalimat sederhana itu menjadi pengingat bahwa musibah yang menimpa saudara kita adalah luka semua anak bangsa, yang harus dihadapi dengan kebersamaan dan saling menguatkan.

Adapun koordinator lapangan dalam aksi penggalangan ini adalah Amir Sikumbang, Ahmad Dani, dan Syahrial Hendri bin Syahrin. Mereka mengatur jalannya kegiatan, memastikan setiap rupiah yang terkumpul berasal dari hati yang tulus dan penuh harapan.

Aksi penggalangan dana ini juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali rasa kemanusiaan dalam diri warga Tanjungpinang. Setiap donasi yang diberikan, sekecil apa pun, menjadi simbol bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat.

RKBNI memastikan bahwa penggalangan dana akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Mereka berkomitmen menyalurkan bantuan tersebut kepada para korban banjir bandang dan longsor di Sumbar dan Sumut, sebagai bentuk nyata bahwa Tanjungpinang hadir untuk saudara-saudaranya yang sedang berduka.

(Tigor R/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *