Sekda Anambas: Sinergi Polri dan Masyarakat Wujudkan Anambas yang Aman dan Kondusif

Anambas48 Dilihat

ANAMBAS – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., M.M., menghadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Kepulauan Anambas di halaman Mapolres Kepulauan Anambas, Rabu (1/7/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, instansi vertikal, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I. Gusti Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi, kerja keras, serta pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.

Presiden juga menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, mencerminkan komitmen Polri selama delapan dekade dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang berkeadilan demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Presiden menekankan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari kemampuannya menjaga keamanan, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat.

Di tengah tantangan global, ancaman kejahatan siber, kejahatan lintas negara, dan pesatnya perkembangan teknologi, Polri dituntut terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat reformasi kelembagaan, mengembangkan kualitas sumber daya manusia, serta memanfaatkan teknologi informasi untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran dalam suasana penuh kebersamaan. Dalam sambutannya, Sekda Sahtiar terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas yang berhalangan hadir.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polri, khususnya Polres Kepulauan Anambas, atas penyelenggaraan doa bersama lintas agama sebagai simbol kebersamaan, persatuan, dan keharmonisan masyarakat.

Menurut Sahtiar, doa bersama lintas agama bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Melalui doa bersama, seluruh elemen masyarakat memohon perlindungan, kekuatan, dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Mengusung tema Polri untuk Masyarakat”, Sekda menegaskan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat harus terus dipelihara. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban sehingga Kepulauan Anambas tetap aman, damai, dan kondusif.

Ia menambahkan, Kepulauan Anambas memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain. Kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjaga merupakan kekuatan besar yang harus terus dipertahankan sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Jangan menyamakan Anambas dengan daerah perkotaan lainnya. Kita patut bersyukur karena masyarakat Kepulauan Anambas memiliki kerukunan antarumat beragama yang sangat baik. Kondisi ini harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Sahtiar mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri. Ia berharap Polri semakin profesional, humanis, serta terus menjadi institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah sebagai ungkapan rasa syukur atas pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus mempererat sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *