Tanjungpinang Dapat Dukungan Pembiayaan 50 persen pembangunan infrastruktur dari Pusat di 2024

Tanjungpinang624 Dilihat
Wali Kota Tanjungpinang Rajam bersama rombongan saat bertemu Komisi V DPR RI dalam upaya mencari dukungan pembiayaan program dan kegiatan tahun anggaran 2024, Kamis (16/2). Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Dalam upaya mencari dukungan pembiayaan program dan kegiatan tahun anggaran 2024, Wali Kota Tanjungpinang Rahma melakukan kunjungan kerja ke Komisi V DPR RI, Kamis (16/2).

Dalam kunjungan itu, Rahma didampingi Sekretaris Daerah Zulhidayat, Kepala Bapelitbang Robert Lukman, Sekretaris Dinas Perhubungan Augus Raja Unggul, serta camat dan lurah se-Kota Tanjungpinang. Ternyata keinginan Rahma membuahkan dukungan secara politik dari anggota DPR RI Cen Sui Lan dari Dapil Kepri.

“Pelaksanaan pembangunan di Tanjungpinang, tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kita sangat mengharapkan adanya dukungan pembiayaan dari APBN. Alhamdulillah, kita telah mendapatkan dukungan dari Ibu Cen Sui Lan,” tutur Rahma dikutip dari laman Pemko Tanjungpinang, Jumat (27/2/2023).

Adapun hasil kunker Wali Kota Rahma dan rombongan, bahwa Kota Tanjungpinang di Tahun Anggaran 2024 nanti. Cen Sui Lan menegaskan di tahun depan Tanjungpinang akan mendapatkan dukungan pembiayaan sekitar 50 persen untuk kegiatan pembangunan infrastruktur daerah.

“Pembangunan infrastruktur lampu penerangan akan kita tambah. Kita juga akan mengusahakan dukungan untuk pengadaan bus sekolah ke kementerian perhubungan. Ibu wali dapat segera menyurati kita secara resmi, agar dapat segera kita perjuangkan ke kementerian terkait,” ujarnya.

Sementara menurut Rahma, bahwa berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan diketahui bahwa usulan pembangunan infrastruktur menjadi usulan dengan jumlah anggaran terbesar, sekitar Rp700 miliar. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan pembiayaan yang bersumber dari APBN. Sebab sarana dan prasarana infrastruktur yang baik, merupakan salah satu pendukung kemajuan pembangunan sektor ekonomi kerakyatan yang tengah digalakkan Rahma.

Beberapa usulan pembangunan yang disampaikan Rahma antara lain pembangunan sumber air bersih, peningkatan kapasitas jalan, drainase, dan pelabuhan-pelabuhan rakyat.

Hal ini sesuai dengan karakteristrik geografis Tanjungpinang sebagai wilayah kepulauan, dan hasil rangkuman pelaksanaan Musrenbang tingkat kelurahan yang baru saja selesai dilaksanakan. Rahma sendiri mengikuti langsung seluruh pelaksanaan Musrenbang tingkat kelurahan, hingga mengetahui setiap detail usulan masyarakat.

“Semoga apa-apa yang menjadi usulan masyarakat, dapat kita laksanakan di tahun anggaran 2024. Pembangunan infrastruktur tentu juga akan sangat mendukung pembangunan di berbagai sektor lainnya, termasuk penguatan pembangunan sektor ekonomi kerakyatan,” ungkap Rahma. (TR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *