Tanjungpinang Masuk Nominasi Kinerja Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Stunting di Kemendagri

Tanjungpinang204 Dilihat

TANJUNGPINANG – Kota Tanjungpinang kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan masuk dalam daftar nominasi penilaian kinerja pemerintah daerah oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2025. Penilaian ini berfokus pada upaya pengentasan kemiskinan serta percepatan penurunan stunting di daerah.

Dari total 36 daerah yang terdiri dari provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia, Tanjungpinang menjadi salah satu kandidat kuat dalam kategori kota yang berpeluang meraih penghargaan.

Masuknya Tanjungpinang dalam daftar tersebut membuka peluang besar bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan capaian kinerja dalam menekan angka kemiskinan dan stunting. Selain itu, daerah juga berpeluang memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh. Meski waktu persiapan relatif terbatas, ia optimistis seluruh pihak dapat memberikan hasil terbaik.

“Kami mohon dukungan semua pihak. Ini adalah ikhtiar bersama. Semoga Tanjungpinang mendapatkan hasil terbaik dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam rapat koordinasi di ruang rapat utama Bappelitbang, Selasa (7/4/2026).

Proses verifikasi dijadwalkan berlangsung pada Rabu pukul 14.00 WIB secara daring. Seluruh dokumen dan paparan akan disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kekompakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap instansi diminta menyampaikan argumentasi kuat terkait program yang telah dijalankan.

Sementara itu, Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Tri Cahyo Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima radiogram dari Kemendagri terkait pelaksanaan penilaian tersebut.

Menurutnya, saat ini proses penilaian telah memasuki tahap akhir berupa verifikasi, validasi, dan konfirmasi oleh tim penilai dari Kemendagri. Tahap ini menjadi penentu dalam menilai kesesuaian data dengan kondisi di lapangan.

Tim penilai akan mencocokkan data sekaligus melihat langsung implementasi berbagai program prioritas, termasuk dukungan terhadap Asta Cita seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, cek kesehatan gratis, program CSR, serta program unggulan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Ruang lingkup penilaian meliputi kinerja konvergensi percepatan penurunan stunting (P3S), capaian layanan, konvergensi desa, laju penurunan stunting, hingga inovasi daerah seperti program Genting. Selain itu, indikator pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem juga menjadi perhatian utama.

“Penilaian ini bukan sekadar laporan. Tim akan melihat langsung pelaksanaan program, jadi semua harus siap,” tegas Cahyo.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Endang Susilawati, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro Efendi, serta perwakilan dari Diskominfo, PUPR, Perkim, Prokompim, camat, dan lurah se-Kota Tanjungpinang.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *