Ansar Terima Pasis SESKOAU A-64, Kepri Jadi Lokasi Strategi Pengelolaan Ruang Udara Perbatasan

Kepri343 Dilihat

KEPRI – Mewakili Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepri, Andi Agung, secara resmi menerima sekaligus membuka kegiatan Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian (KK-PDP) Perwira Siswa (Pasis) SESKOAU Angkatan 64 Tahun Pelajaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (13/4/2026), dan menjadi bagian dari upaya penguatan kajian strategis di wilayah perbatasan Indonesia.

Di hadapan para peserta, Andi Agung memaparkan posisi geografis Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah kepulauan berbasis maritim yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara, seperti Singapura dan Malaysia.

Menurutnya, Kepri memiliki potensi besar, mulai dari sektor investasi ekonomi, maritim dan kelautan, hingga pariwisata. Selain itu, ruang laut dan ruang udara Kepri dinilai sangat strategis karena berada di jalur perdagangan internasional.

“Potensi ini menjadikan Kepri sebagai salah satu titik penting dalam kawasan perdagangan dunia, sehingga diperlukan sinergi dan kolaborasi untuk mendorong pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan SESKOAU, Jorry S. Koloay, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atas sambutan dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, dipilihnya Kepri sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi ruang udara yang sangat strategis, baik dalam konteks nasional maupun internasional.

Gubernur Ansar membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian Perwira Siswa (Pasis) SESKOAU angkatan 64 Tahun Pelajaran 2026. SK

Penelitian yang dilakukan para Pasis SESKOAU ini mengangkat tema pengelolaan ruang udara pada Flight Information Region (FIR) Jakarta dalam rangka menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para perwira siswa dapat mengumpulkan data yang valid sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi dalam pengelolaan ruang udara, khususnya di wilayah perbatasan,” jelasnya.

Ia menambahkan, ruang udara Kepri tidak hanya penting dari sisi pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor ekonomi, keselamatan penerbangan, serta perlindungan lingkungan.

Selain kegiatan penelitian, rombongan Pasis SESKOAU juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan pusat ekonomi di Kepulauan Riau.

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menghasilkan data yang dibutuhkan, tetapi juga turut memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan SESKOAU Irwan Pramuda, Komandan Wing Udara 1 Puspenerbal Letkol Laut (P) Dani Widjanarka, Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah Agus Rohimat, para dosen SESKOAU, serta unsur Forkopimda di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *