APRI SUJADI, SANG PEMIMPIN INOVATIF YANG SUKSES MEMBAWA PERUBAHAN DI KABUPATEN BINTAN

Bintan625 Dilihat
Wapres JK saat menyematkan penghargaan kepada bupati bintan apri sujadi

Bintan – Cuaca Pilkada Bintan 2020, sangat cerah dan terang benderang untuk derap langkah Apri Sujadi menuju kursi Bupati Bintan di periode kedua. Dengan dukungan koaliasi partai politik, Apri Sujadi yang berpasangan dengan Roby Kurniawan, telah ditetapkan sebagai Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bintan di Pilkada 2020, yang akan dihelat pada 9 Desember nanti.

Apri Sujadi adalah Bupati Bintan periode 2016-2021. Ia kembali maju menjadi calon bupati, karena besarnya dukungan dari masyarakat. Keberhasilannya membawa perubahan bagi masa depan kabupaten Bintan yang cemerlang dan gemilang, melalui pemerataan pembangunan diberbagai sektor, mejadi alasan utama bagi warga Bintan untuk menginginkan Apri Sujadi, kembali menduduki pucuk pimpinan di daerah destinasi wisata manca negara itu.

Hal tersebut membuktikan bahwa masyarakat Bintan masih sangat membutuhan sentuhan dan perhatian dari Apri Sujadi, sang pemimpin yang kaya inovasi program itu.

Apri sujadi dan roby kurniawan saat deklaraai pasangan calon pilkada bintan 2020

Ditemui dikediamannya pada akhir Agustus lalu, Apri menegaskan pembangunan di kabupaten Bintan harus terus berjalan dengan baik. Sektor pendidikan dan kesehatan jadi prioritas di periode pertama sebagai Bupati Bintan, karena ingin mewujudkan harapan masyarakat untuk meraih kesejahteraan, agar anak-anak mereka nantinya, yang merupakan generasi penerus bangsa, bisa tumbuh sehat dan berkualitas untuk melanjutkan pembangunan kabupaten Bintan, di masa mendatang.

Itulah visi periode pertama Apri Sujadi di kabupaten Bintan, yaitu: Terwujudnya Kabupaten Bintan yang Madani dan Sejahtera Melalui Pencapaian Bintan Gemilang 2025 (Gerakan Melangkah Maju di Bidang Kelautan, Pariwisata, dan Kebudayaan). Visi ini ia pancangkan tegak sejak menjabat Bupati Bintan, 5 tahun lalu, yang melahirkan sederet program unggulan untuk kesejahteraan masyarakat.

***

Bupati apri bersama pelajar smp dalam sebuah kegiatan pembagian seragam sekolah gratis

Di panggung politik, Apri Sujadi yang pernah menjabat anggota KPU Bintan itu, terbilang sukses dibanding banyak politisi lain. Padahal jauh sebelumnya, nama Apri Sujadi tak begitu populer, bahkan sejak terjun di dunia politik, hingga pernah menjabat anggota DPRD Bintan dan DPRD Kepri, namanya juga belum begitu menonjol diantara politisi lainnya.

Demokrat menjadi partai pilihan Apri Sujadi sejak terjun menjadi politisi. Ketulusan hatinya membangun Bintan mengiringi perjalanan karir politiknya yang terus menanjak. Melihat pribadinya yang gigih dan penuh semangat kerja keras, dengan ditandai goresan prestasi, Demokrat kemudian memberikan kepercayaan penuh kepada Apri Sujadi untuk memegang tongkat komando partai: sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri, hingga sekarang.

Diketahui, panggung politik selalu riuh. Demi berkuasa, semua cerita akan dikemas indah, bahkan beribu janji manis akan dengan mudah diucapkan, yang selalu bermuara kepada kesejahteraan rakyat. Namun, pada kenyataannya hanyalah gula-gula semata, karena memang tidak ada kemampuan untuk itu.

Tidak demikian dengan Apri Sujadi. Janji politiknya di masa kampanye pada Pilkada Bintan 2015, tak hanya enak didengar telinga, namun juga sangat dirasakan khalayak ramai. Semenjak memimpin Bintan, Apri Sujadi terus bekerja keras untuk merealisasikan janji-janjinya itu. Terbukti masyarakat Bintan sangat merasakan buah dari kepemimpinannya, lewat program-program unggulan.

Ia juga berbeda dengan kebanyakan politisi sukses yang tumbuh di lingkaran kemewahan. Apri Sujadi adalah anak kampung yang berasal dari keluarga sederhana. Ia lahir dan besar di Kijang, kecamatan Bintan Timur, kabupaten Bintan.

Bupati Bintan Apri Sujadi (kanan) saat menerima penghargaan
Bupati Bintan Apri Sujadi (kanan) saat menerima penghargaan Swasti Saba Wiwerda dari Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek (kiri) di Kemendagri, Jakarta, beberapa waktu lalu

Nama Apri Sujadi mulai tenar sejak maju sebagai penantang calon petahana di Pilkada Bintan 2015, yang akhirnya memenangkan pertarungan itu. Sebagai penantang, ketika itu, rupanya Apri Sujadi sudah punya jurus ampuh untuk memikat hati masyarakat. Apa itu? Maju di pemilihan Bupati Bintan, Apri Sujadi membawa sebakul program unggulan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bintan yang berkeadilan, serta membangun manusia yang sehat, berkualitas dan berakhlak mulia.

Setidaknya ada beberapa program prioritas Apri Sujadi sebagai Bupati Bintan di periode pertama, yang fokus pada sektor pendidikan dan kesehatan, guna membangun masyarakat Bintan yang sehat, berkualitas dan berakhlak mulia. Program unggulanya itu sangat populer, dan menjadi kebanggaan dan harapan masyarakat kabupaten Bintan, bahkan jadi perhatian dan referensi bagi daerah lain di wilayah provinsi Kepri, hingga daerah-daerah di penjuru negeri.

PROGRAM SERAGAM SEKOLAH GRATIS

Bupati Apri menerima penghargaan Ki Hajar Dewantara di Jakarta
Bupati Apri menerima penghargaan Ki Hajar Dewantara di Jakarta, beberapa waktu lalu

Kabupaten Bintan punya program unggulan di sektor pendidikan, yaitu Program Seragam Sekolah Gratis untuk siswa-siswi SD dan SMP. Apri Sujadi menjadi pelopor program ini di kabupaten Bintan dan provinsi Kepri. Dalam program tersebut, semua siswa SD dan SMP mendapat perlengkapan sekolah secara gratis, di awal tahun ajaran baru. Adapun perlengkapan sekolah yang diterima siswa SD dan SMP, mulai dari baju seragam sekolah, sepatu, tas, topi, dasi dan kaos kaki.

Semula program ini dipandang sebelah mata oleh banyak orang, bahkan Apri Sujadi dianggap hanya cari panggung pencitraan dan tak yakin berjalan dengan mengandalkan APBD Bintan. Namun Apri komitmen merealisasikan program tersebut, sejak menjadi Bupati Bintan. Setelah berjalan, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat karena cukup membantu untuk meringankan biaya.

Kabupaten Bintan menjadi daerah yang sukses menerapkan program seragam sekolah gratis dari 6 kabupaten/kota di Indonesia. Program ini mulai berjalan di Tahun Ajaran Baru 2017/2018.

“Di tahun pertama ini diperkirakan sekitar 6.650 siswa-siswi yang menerima peralatan dan seragam sekolah secara cuma-cuma dari pemerintah daerah,” kata Bupati Apri menjelaskan programnya itu, saat ditemui diruang kerjanya, di kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kabupaten Bintan, awal November 2018 lalu.

Bagi Apri Sujadi, program ini sebenarnya bertujuan agar anak-anak Bintan bisa bersekolah dan punya harapan sesuai yang dicita-citakan, serta sekaligus untuk mewujudkan program pendidikan 9 tahun di kabupaten Bintan. Intinya, ia ingin agar tak ada lagi anak-anak di kabupaten Bintan yang putus sekolah hanya karena orang tuannya tak punya biaya untuk membeli perlengkapan sekolah.

Infrastruktur pendidikan juga menjadi perhatian Apri Sujadi. Ia pun menaikkan anggaran pembangunan desa, yang diantarannya untuk merenovasi sekolah di desa-desa terpencil, termasuk membangun sekolah baru, agar semua anak-anak Bintan bisa bersekolah dan belajar di ruang kelas yang nyaman.

PROGRAM BEROBAT GRATIS PAKAI e-KTP

Apri sujadi saat meninjau pelayanan pengobatan gratis di sentra-sentra pelayanan kesehatan masyarakat

Selain program seragam sekolah gratis, Apri Sujadi juga meluncurkan Program Pengobatan Gratis Pakai e-KTP. Layanan kesehatan ini untuk pertama kali diperkenalkan di Bintan, bahkan masih tergolong langka diterapkan di Indonesia. Melalui program ini masyarakat dengan mudah bisa berobat secara gratis di rumah sakit dan Puskesmas, dengan hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bintan, bahwa pasien berobat gratis terus meningkat setiap tahun. Sepanjang tahun 2017, misalnya, RSUD Bintan mencatat telah melayani 51.264 pasien yang berobat menggunakan fasilitas berobat gratis dengan identitas KTP. Ada yang langsung berobat ke RS dan sebagian dari rujukan Puskesmas.

Sebelum peluncuran program ini, menurut Bupati Apri,” RSUD Bintan biasanya hanya melayani 200 s/d 300 pasien/bulan,  sekarang bisa mencapai 1.000-2.000 lebih pasien/bulannya.”

Hal ini membuktikan program pengobatan gratis yang dibidani oleh Apri Sujadi itu berjalan sukses, yang tidak hanya memberikan kemudahan dan keringanan kepada masyarakat, tapi lebih dari itu, menjadikan masyarakat Bintan, teutama anak-anak tumbuh sehat dan menjadi generasi yang tangguh serta berkualitas di masa depan.

PROGRAM 15 MENIT MENGAJI DI SEKOLAH & GERAKAN MASYARAKAT MAGRIB MENGAJI

Bupati apri bersama anak-anak dalam program belajar mengaji

Ada juga program 15 menit mengaji atau membaca doa di sekolah, yang dilaksanakan sebelum proses belajar mengajar dimulai. Program ini mulai diluncurkan pada Februari 2018. Melalui programnya ini, Bupati Apri ingin membina mental anak-anak sekolah SD/MI dan SMP/MTs yang ada di Kabupaten Bintan.

Memang sektor pendidikan dan kesehatan mendapat perhatian khusus dari Apri Sujadi, sejak menjabat Bupati Bintan. Berbagai program unggulan dibuat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, berkualitas dan berakhlak mulia.

Untuk membangun mental generasi yang berakhlak mulia, kata Apri, maka pendidikan agama sangat penting di sekolah-sekolah. Ia menegaskan program 15 menit mengaji di sekolah merupakan pengamalan nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik yang menjadi pedoman untuk tetap menjaga norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat.

Tak hanya di situ, Apri juga melahirkan program baru, yaitu Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji di Kabupaten Bintan, yang berjalan sejak awal November 2018. Dengan program ini, Apri menargetkan sekitar 36.250 anak-anak Bintan akan mengaji pada malam Jumat setiap pekannya.

SEKTOR PERIKANAN, PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

Bupati apri panen padi hasil pertanian di Bintan

Pada sektor perikanan, Apri Sujadi telah melakukan pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat nelayan melalui pemberian bantuan alat tangkap hingga mengasuransikan para nelayan di Kabupaten Bintan.

Tak hanya itu, Apri juga sukses melakukan pemberdayaan nelayan lewat program budidaya ikan. Sejauh ini, Pemkab Bintan telah menyalurkan bibit Ikan untuk budidaya sebanyak 1.893.880 ekor kepada 88 kelompok pembudidaya ikan, dengan total pakan 160,03 ton untuk 123 kolam dan keramba jaring Apung sebanyak 117 kantong.

Sedangkan dibidang pertanian dan perkebunan. Apri Sujadi juga berhasil membangun pertanian padi, hingga telah menghasilkan produk beras Bintan yang dinamai: Padi Emas. Di bidang perkebunan, Pemkab Bintan dibawah kepemimpinan Apri Sujadi, telah mengembangkan ratusan hekatar untuk perkebunan sayur-sayuran, hingga perkebunn salak melalui program “Sentra Agro Wisata Salak Sari Intan”. Juga mendukung produksi Madu Kelulut yang bermanfat dan bernilai ekonomis.

APRI SUJADI TERIMA SEDERET PENGHARGAAN ATAS PRESTASI MEMBANGUN KABUPATEN BINTAN

Bupati Bintan menerima penghargaan di bidang kesehatan dari Menteri Puan Maharani di Jakarta
Bupati Bintan menerima penghargaan di bidang kesehatan dari Menteri Puan Maharani di Jakarta, ketika menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Apri Sujadi memang layak dijuluki sang pemimpin inovatif karena sangat kreatif dengan melahirkan banyak program-program unggulan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan daerah. Bahkan semua programnya semata-mata bertujuan untuk kemakmuran daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat kabupaten Bintan, sebagaimana janji-janji politiknya di masa kampanye, sebagai calon Bupati Bintan pada Pilkada 2015.

Layak diacungkan jempol untuk Apri Sujadi, karena memang sukses membuat perubahan di kabupaten Bintan. Bahkan atas prestasi yang diukir selama 5 tahun memimpin kabupaten Bintan, pria kelahiran Kolong Nam, Wacopek, Kijang, 12 April 1977, itu telah mendapat ganjaran sederet penghargaan tingkat nasional.

Setidaknya ada 20 prestasi yang diterima Bupati Apri Sujadi dari buah kepemimpinannya di kabupaten Bintan. Dan, sedikitnya ada 6 penghargaan yang mungkin hanya sedikit kepala daerah yang bisa meraihnya.

Diantaranya, Kabupaten Bintan meraih Adipura dari tahun 2016, atau di tahun pertama Apri Sujadi menjabat Bupati Bintan. Kemudian Lencana Manggala Karya Kencana (Peringkat ke-Tujuh Nasional dari Bupati dan Walikota se-Indonesia), Anugerah Ki Hajar Award, Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha, Anugerah Parahita Ekapraya (APE), dan Penghargaan Swasti Saba Wistara (Tingkat Tertinggi). (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *