Bintan Komitmen Tangani Pandemi, Sekda Bintan: Sesuai Arahan Presiden

Tanjungpinang
Sekda Bintan Adi prihantara (mcb)

Bintan – Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Adi Prihantara menegaskan kabupaten Bintan berkomitmen untuk penanganan pandemi khususnya dalam pencegahan penyebaran virus varian baru Omicron. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti vicon bersama Presiden Joko Widodo, Senin (7/1)

Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo memberikan arahan secara tegas kepada semua Pemerintah Daerah. Vicon juga diikuti beberapa Kementerian serta instansi terkait. Penegasan Jokowi terkait perkembangan covid-19, khususnya varian baru omicron yang mulai menyerang Indonesia, dan sudah menyebar ke berbagai daerah.

Adi mengungkapkan kesiapan Kabupaten Bintan yang terus berkomitmen menangani pandemi Covid-19, terutama degan munculnya varian baru Omicron. Bahkan Bintan, kata Adi, saat ini terus menggesa program Vaksinasi, dan menggalakkan penerapan protokol kesehatan secara menyeluruh.

“Sekarang omicron semakin berkembang di beberapa negara termasuk Indonesia, varian baru yang beberapa waktu belakangan semakin meresahkan. Kita tetap taat dan prokes jangan sampai lengah” jelas Adi.

Perkembangan covid-19 sampai saat ini masih menjadi fokus Pemerintah dari Pusat hingga Daerah. Presiden RI Joko Widodo memberikan arahan tegas kepada semua Pemerintah Daerah melalui vicon, Senin (07/01) yang juga diikuti beberapa Kementerian serta Instansi terkait.

Bintan yang menjadi salah satu wilayah Travel Bubble juga menjadi tantangan tersendiri. Adi menyebutkan hal ini dikarenakan Bintan harus memberi kabar baik kepada daerah luar maupun negara tetangga terkait perkembangan covid.

“Meskipun demikian, Bintan patut bersyukur dimana perkembangan kasus saat ini masih dalam kategori kecil. Ditambah lagi gencaran vaksinasi yang bahkan saat ini berkonsep door to door menjadi salah satu komitmen tegas Pemerintah Kabupaten Bintan dalam menangani pandemi,” terangnya.

Pada intinya Presiden memberikan penegasan umum bahwa varian baru omicron harus benar-benar diwaspadai. Kuncinya hanya dengan mengoptimalkan percepatan vaksinasi yang diikuti dengan penerapan protokol kesehatan secara menyeluruh. (mcb/*)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here