Camat Junaidi Kukuhkan TP PKK Kecamatan Pulau Tiga Barat

Tanjungpinang

NATUNA – Camat Pulau Tiga Barat, Junaidi, mengukuhkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna Tahun 2022.

Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Pertemuan, Desa Tanjung Kumbik Utara, Jum’at (25/3). Turut hadir Ketua II TP PKK Kabupaten Natuna, Hadijah Rodhial Huda.

Pengukuhan berdasarkan Keputusan Camat Pulau Tiga Barat, Nomor 19 Tahun 2022. Dalam sambutannya, Junaidi menyampaikan bahwa TP PKK merupakan sebuah organisasi yang terstruktur, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa.

Junaidi mengatakan, TP PKK merupakan mitra kerja pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Gerakan PKK yang dibentuk oleh pemerintah ini menjadikan wanita sebagai motor penggeraknya.

“PKK adalah mitra bagi pemerintah dalam menyukseskan pembangunan yang dimulai dari keluarga, sebagai bagian kecil dari masyarakat,” kata Junaidi.

Menurut Junaidi, dalam menyelenggarakan program PKK tentu tidak dapat bekerja sendiri, harus ada rantai kendali, dimana rantai kendali dalam prakteknya kabupaten akan turun ke kecamatan, kecamatan turun ke desa dan desa akan turun ke dusun.

“Kerja sama sangat diperlukan dalam menjalankan sebuah organisasi. Dengan saling berkoordinasi maka tanggung jawab yang telah diberikan akan menjadi mudah dikerjakan,” ucap Junaidi.

Sementara itu, Ketua II TP PKK Kabupaten Natuna Hadijah Rodhial Huda dalam arahannya, menyampaikan harapan untuk pengurus yang baru saja dilantik untuk segera menyesuaikan dengan program-program yang ada di Kabupaten Natuna.

“TP PKK kecamatan harus menjadi inspirasi bagi TP PKK desa. Dengan pengukuhan ini ibu-ibu dipercaya mengemban tanggung jawab besar pada keluarga, masyarakat dan negara,” imbuhnya.

Hadijah menyebutkan pelantikan ini merupakan bagian terpenting dalam sebuah organisasi, sebab akan menjadi basis bagi kelancaran dan keberhasilan program-program TP PKK dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat kecamatan dan desa.

“PKK sangat dituntut dalam hal pemberdayaan yang bisa menyelaraskan dengan program pemerintah. Pemerintah dengan PKK tidak bisa dipisahkan selalu bergandengan tangan, sehingga saling mendukung satu sama lain,” ujarnya.

Hadijah juga menambahkan ada beberapa isu strategis di Kabupaten Natuna yang masih menjadi pokok bahasan terkait dengan penanganan bencana non alam, yaitu pandemi Covid-19, kesehatan dan pemulihan ekonomi.

Saipul

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini