DPRD Natuna Sambut Baik Kehadiran Pos SAR di Kecamatan Serasan

Tanjungpinang
Anggota Komisi II DPRD Natuna, Andes Putra saat menyampaikan sambutan

NATUNA – DPRD Natuna menyambut baik pembentukan Pos SAR di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Sebab kehadiran Pos SAR ini sangat dibutuhkan masyarakat apalagi Serasan akan menjadi pintu masuk antarnegara, yang tak lagi dioperasikan.

Seperti yang disampaikan Anggota Komisi II DPRD Natuna, Andes Putra. Dia menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung rencana Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna Mexianus Bekabel untuk pendirian Pos Siaga SAR di Serasan.

“Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat Serasan sebentar lagi akan menjadi pintu masuk antar dua negara. Kehadiran Pos SAR ini sangat dibutuhkan”, kata Andes Putra saat bersama Kakansar di Desa Tanjung Setelung, Serasan, Jumat (22/4) lalu.

Andes menambahkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara Indonesia dan Malaysia akan segera rampung, karena itu dibutuhkan sarana pendukung terutama bidang keselamatan berupa Pos SAR.

Menurutnya Pos Siaga SAR di perbatasan Indonesia dan Malaysia bagian timur harus segera dibentuk, mengingat peningkatan aktifitas pelayaran antara Indonesia dan Malaysia Timur tidak serta makin tingginya kegiatan nelayan di sana.

Tidak hanya nelayan lokal namun juga nelayan dari berbagai daerah saat ini telah banyak beroperasi di wilayah Natuna Selatan yaitu Pulau Midai, Serasan dan Subi.

“Terkait program SAR saya berharap kita sambut baik rencana ini dan 80 persen masyarakat kita nelayan, karena itu saya menilai ini akan sangat membantu kita terkait keselamatan di laut”, kata Andes Putra.

Andes yang merupaka Anggota DPRD dari Dapil Serasan, Serasan Timur, Midai dan Subi itu mengatakan sengaja ikut turun bersama Kakansar, agar rencana pembentukan Pos Siaga SAR segera terwujud.

“Saya mendapingi Kakansar berkunjung ke sini dalam rangka itu (pembentuka pos SAR)”, kata Andes.

Ia mengaku terus mendorong dan mensosialisasikan program pembangunan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di perbatasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Andes juga menyerahkan bantuan kantong mayat dari Basarnas secara simbolis yang kepada Camat dan Kapolsek Serasan.

Andes juga menyoroti pelayanan listrik yang sempat terjadi pemadaman menjelang pelaksanan Nuzul Qur’an.di Serasan, kampung halamannya itu,

“Saya berterima kasih berkesempatan hadir pada acara Nuzul Qur’an kali ini, meskipun kegiatan kita sempat tertunda karena listrik mati, ini mengingatkan masa kecil saya di sini,” katanya.

Kendala listrik mati menurutnya tidak hanya terjadi di Serasan, namun di pusat kabupaten juga mengalami hal yang sama.

“Ranai juga begini, ini memang selalu terjadi setiap bulan puasa, namun kita yakin ke depan akan lebih baik,” tutup Andes.

Saipul

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini