Kabar Gembira! Program Unggulan Lis-Raja, Kartu Tanjungpinang Berbenah Diluncurkan Agustus 2026

Tanjungpinang2 Dilihat

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang segera meluncurkan Kartu Tanjungpinang Berbenah, program unggulan Wali Kota Lis Darmansyah dan Wakil Wali Kota Raja Ariza untuk memudahkan layanan bagi masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari visi besar Lis-Raja yang dinamai Bima Sakti, yang fokus pada pembenahan layanan publik berbasis data dan teknologi.

Kartu Tanjungpinang Berbenah pertama kali diperkenalkan saat kampanye Pilkada 2024 dan ditujukan untuk membantu masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, agar lebih mudah mengakses layanan pemerintah.

Melalui kartu ini, masyarakat bisa mendapatkan berbagai layanan seperti kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga dukungan untuk pelaku UMKM.

Semua data penerima bantuan akan disatukan dalam satu sistem digital berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan sistem ini, warga tidak perlu lagi mengurus berkas berulang kali.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan saat ini pemerintah masih melakukan pembaruan data dan menyiapkan aturan pendukung.

“Semua data kita satukan dalam satu sistem. Jadi cukup satu kartu saja. InsyaAllah akan diluncurkan Agustus 2026,” jelas Lis dalam keterangannya, dikutip dari portal Pemko Tanjungpinang, Selasa (21/4/2026).

Ia menambahkan, ke depan masyarakat tidak perlu lagi membawa banyak dokumen atau surat pengantar. Cukup dengan memindai kartu, data penerima bantuan langsung muncul di sistem.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan program ini melibatkan berbagai dinas seperti Dinas Sosial, Pendidikan, Kesehatan, Dukcapil, dan Perumahan.

“Semua akan terhubung dalam satu sistem. Saat ini masih tahap persiapan teknis,” katanya.

Dinas Sosial akan menjadi pihak utama dalam menentukan penerima bantuan. Data yang digunakan berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang sudah berbasis NIK.

Melalui program ini, pemerintah berharap bantuan bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih.

Selain itu, bantuan akan disalurkan secara non-tunai melalui sistem perbankan agar lebih transparan dan mudah dipantau.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *