Kawal Demo Mahasiswa, Kapolda Metro Jaya Larang Anggota Polri Bawa Peluru Tajam

Tanjungpinang
Apel pengamanan aksi demo mahasiswa (ft:TBNews)

JAKARTA: Unjuk rasa mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan digelar hari ini, di depan gedung DPR RI, Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan akan mengawal jalanya aksi mahasiswa tersebut. Irjen Imran pun telah memerintahkan kepada jajaran Polda Metro Jaya, untuk mengamankan demo mahasiswa, baik di Istana Negara maupun DPR RI.

Imram juga mengeluarkan intruksi kepada jajaran, agar tidak membawa senjata api dan peluru tajam, dalam melaksanakan pengawalan unjuk rasa mahasiswa. Hal itu untuk mejaga ketertiban dan ketentraman ditengah umat muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Maka untuk itu, lanjut Imran, setiap anggota yang ditugaskan akan dilakukan pemeriksaan terlebih dulu. Pemeriksaan anggota sebelum turun ke lapangan, menurut Imran, guna memastikan anggota tidak membawa senjata.

“Tidak menggunakan dan tidak membawa senjata api apalagi dengan senjata tajam dan peluru tajam. Saya minta ini dipedomani betul, setelah ini kita akan melaksanakan pengecekan satu per satu, pastikan semua sesuai arahan,” tegas Kapolda Irjen Fadil Imran, dikutip dari TBNews, Senin (11/4).

Irjen Imran, selain melarang anggota membawa senjata api dan peluru tajam, juga mengimbau jajarannya untuk berprilaku humanis dalam menghadapi mahasiswa. Ia pun mengingatkan kebebasan berekspresi dalam negara demokrasi.

“Antisipasi sikap dari masing-masing anggita agar tidak melakukan perbuatan kekerasan fisik maupun verbal, awasi dan amati perilaku pendemo yang memicu terjadinya tindakan anarkis untuk dilakukan tindak hukum yang terukur dan terkendali,” jelas Kapolda.

Untuk diketahui, BEM SI akan.menggelat aksi demo hari ini dengan agenda tuntutan yang diantaranya menolak perpanjangan jabatan presiden 3 periode, hingga kenaikan BBM jenis Pertamax. ***

KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini