Lis Darmansyah Ajak Warga Tanjungpinang Kelola Sampah Demi Lingkungan Bersih

Tanjungpinang272 Dilihat

TANJUNGPINANG – Wali Kota Lis Darmansyah menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menangani persoalan sampah sebagai isu krusial yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Lis saat menghadiri kegiatan Penyampaian Arahan Menteri Lingkungan Hidup terkait Pengelolaan Sampah Nasional Tahun 2026 yang digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (7/4/2026).

Dalam sambutannya, Lis menekankan bahwa persoalan sampah bukan lagi isu sepele, melainkan tantangan serius yang membutuhkan kesadaran dan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

“Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari tanah, air, dan udara, bahkan berkontribusi terhadap perubahan iklim melalui emisi gas metana. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini timbunan sampah di Tanjungpinang mencapai sekitar 120,6 ton per hari, ditambah 1,2 ton dari kawasan pesisir seperti Pulau Penyengat, yang semakin menambah beban pengelolaan.

Menurut Lis, kunci utama dalam mengatasi persoalan tersebut adalah perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Pemerintah Kota Tanjungpinang, lanjutnya, terus mendorong berbagai program strategis seperti sekolah Adiwiyata, penguatan bank sampah, serta dukungan terhadap sektor informal yang berperan dalam daur ulang.

Tak hanya itu, Lis juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah konkret melalui kebijakan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai demi menekan produksi sampah.

“Kami telah menetapkan Peraturan Wali Kota Nomor 14 Tahun 2025 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik sebagai bagian dari gerakan diet plastik dan upaya menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Lis juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi ikut ambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Kegiatan ini turut menghadirkan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup yang menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan sampah secara nasional masih besar, sehingga diperlukan percepatan dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui momentum ini, Lis mengatakan Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap terbangun sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, sekaligus mendorong perubahan pola pikir masyarakat menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *