Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah: Tugas Utama Pemimpin Adalah Mengurus Rakyat

Tanjungpinang520 Dilihat

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memilih untuk membatalkan mengikuti kegiatan pembekalan kepala daerah atau retret yang dijadwalkan di Akmil Magelang. Keputusan ini menyusul instruksi dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekarnoputri, yang meminta seluruh kader partai yang terpilih sebagai kepala daerah untuk menunda perjalanan ke lokasi tersebut.

Seperti diketahui, para kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 resmi dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025. Setelah pelantikan, Presiden Prabowo menginstruksikan para kepala daerah yang baru dilantik untuk mengikuti retret selama 8 hari di Akmil Magelang, yang dimulai pada Jumat, 21 Februari, dan berakhir pada 28 Februari 2025.

Acara ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah, termasuk pelantikan kepala daerah yang dilakukan secara bersamaan di Istana Negara. Sebelumnya, Prabowo juga mengharuskan para menteri yang dilantiknya untuk mengikuti pembekalan serupa di Akmil Magelang.

Namun, secara mendadak Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi yang menyarankan seluruh kader PDI Perjuangan yang menjabat sebagai kepala daerah untuk menunda perjalanan mereka ke lokasi retret tersebut.

Lis Darmansyah, yang baru sehari dilantik sebagai Wali Kota Tanjungpinang bersama wakilnya, Raja Ariza, mengatakan para kepala daerah dari PDIP langsung melaksanakan konsolidasi dengan membentuk posko di Magelang. Konsolidasi ini untuk merespon instruksi pimpinan partainya, Ketum Megawati.

“Kami seluruh kader PDI Perjuangan sedang melaksanakan konsolidasi di posko yang telah ditetapkan sebagai respons terhadap instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Lis, Jumat (21/2/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Lis menegaskan bahwa tugas utama seorang kepala daerah adalah mengurus rakyat dan membangun daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sebagai pemimpin, ia berkomitmen untuk melaksanakan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.

“Tugas kepala daerah, termasuk saya sebagai Wali Kota Tanjungpinang, adalah mengurus rakyat, membangun daerah, dan memastikan kesejahteraan serta masa depan yang lebih baik bagi warga kami,” tegas Lis.

Sebagai kader PDI Perjuangan, Lis mengatakan akan tetap konsistensi dan taat terhadap arahan pimpinan partai. Ia menilai bahwa setiap pemimpin harus mampu menerjemahkan prinsip dan komitmen partai dalam tindakan nyata yang membawa manfaat bagi rakyat.

“Menjadi pemimpin harus konsisten dan taat pada prinsip, agar apa yang kita ucapkan bisa dilaksanakan dengan baik. Sebagai kader partai, jika ini adalah komitmen kita, maka kita harus melaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Lis juga mengungkapkan bahwa dirinya telah tiba di Magelang sejak subuh, meskipun instruksi untuk menunda perjalanan baru disampaikan setelah ia tiba di lokasi.

Instruksi Ketum PDIP Megawati

Instruksi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ini dikeluarkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, pada Kamis (20/2/2025), terkait kasus dugaan suap dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) Harun Masiku dan perintangan penyidikan.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi DPP PDI Perjuangan Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani pada 20 Februari 2025, yang menginstruksikan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan menuju retret di Magelang.

Megawati meminta para kader yang sudah dalam perjalanan agar menghentikan perjalanan dan menunggu arahan lebih lanjut dari partai. Megawati juga mengingatkan seluruh kader untuk tetap waspada terhadap situasi yang berkembang dan mengikuti “commander call” yang dikeluarkan oleh partai.

PDI Perjuangan diketahui telah mendirikan beberapa posko konsolidasi di Magelang, Jakarta, Solo, dan Yogyakarta, untuk memantau situasi dan mengoordinasikan langkah-langkah selanjutnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *